Kebakaran Penyulingan Daun Cengkeh Trenggalek, Kerugian Capai Rp500 Juta

Senin, 29 Desember 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api yang melahap tempat penyulingan daun cengkeh di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Senin (29/12/2025) dini hari.

Petugas pemadam kebakaran tengah berusaha memadamkan api yang melahap tempat penyulingan daun cengkeh di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Senin (29/12/2025) dini hari.

RagamWarta.com – Kebakaran penyulingan daun cengkeh Trenggalek terjadi di RT 14 RW 02 Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Senin (29/12/2025) dini hari.

Kebakaran menghanguskan satu unit tempat usaha penyulingan milik warga dan menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp500 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Satpol PP dan Damkar Trenggalek, Habib Solehudin mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 05.09 WIB. Tim pemadam langsung diberangkatkan empat menit kemudian menuju lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi. Karena jarak tempuh cukup jauh, petugas tiba sekitar pukul 06.10 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman,” kata Habib Solehudin.

Sebanyak 18 personel pemadam kebakaran diterjunkan dalam operasi tersebut. Petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan total penggunaan air kurang lebih 40.000 liter.

Dijelaskan Habib, kobaran api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.30 WIB, setelah proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 4 jam 43 menit.

Penyebab Kebakaran Penyulingan Daun Cengkeh Trenggalek

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, kebakaran penyulingan daun cengkeh ini murni disebabkan oleh faktor teknis dari aktivitas produksi.

“Penyebab kebakaran berasal dari percikan api kayu pembakaran yang menyambar limbah daun cengkeh sisa penyulingan. Limbah tersebut mudah terbakar sehingga api cepat membesar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun seluruh bangunan penyulingan tidak dapat diselamatkan.

Sebagai langkah pencegahan, Habib mengimbau para pelaku usaha penyulingan maupun usaha lain yang menggunakan api terbuka agar meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan selama proses produksi.

“Kami mengingatkan agar aktivitas usaha dengan potensi bahaya kebakaran diawasi secara ketat. Pencegahan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terbaru