Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan Sapi seberat 1,37 ton milik Mujadi, warga Desa Pogalan, Trenggalek yang jadi hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto di tahun 2026 ini.

Penampakan Sapi seberat 1,37 ton milik Mujadi, warga Desa Pogalan, Trenggalek yang jadi hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto di tahun 2026 ini.

RagamWarta.com – Perawatan sapi kurban presiden milik peternak asal Trenggalek ternyata dilakukan secara khusus setiap hari.

Mulai dari dimandikan pada pagi hari hingga diberi pakan tambahan berupa jagung rebus agar bobot sapi terus bertambah dan tetap sehat.

Sapi berjenis simmental dengan bobot mencapai 1,37 ton itu diketahui milik Mujadi, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan. Hewan ternak tersebut terpilih menjadi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 2026.

Mujadi mengatakan, perawatan intensif dilakukan karena sapi berukuran jumbo membutuhkan perhatian lebih dibanding sapi biasa. Bahkan, sapi ini sempat dua kali terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saat awal dipelihara.

“Iya harus dirawat khusus. Paginya dimandikan, terus dikasih jagung rebus, katul, ampas, sama rumput segar,” kata Mujadi, Jumat (22/5/2026).

Dijelaskan Mujadi, sapi itu dibeli sekitar 1,5 tahun lalu dengan harga Rp35 juta dari peternak di kampung sebelah.

Setelah dinyatakan sembuh dari PMK, sapi terus dipelihara dan dibesarkan hingga akhirnya terpilih menjadi hewan kurban presiden dengan harga jual Rp98 juta.

“Temannya itu semua roboh tapi ini kakinya kuat. Saya pelihara terus, kalau sembuh saya besarkan sampai maksimal. Alhamdulillah sekarang bisa bagus dan dipilih pemerintah untuk Pak Prabowo,” ujarnya.

Kini sapi simmental tersebut berusia sekitar empat tahun dengan tinggi mencapai 165 sentimeter dan panjang sekitar 2,5 meter.

Mujadi mengaku memang memiliki ketertarikan memelihara sapi sejak kecil. Ia bahkan merasa belum puas apabila sapi peliharaannya belum tumbuh maksimal.

“Kalau saya memang dari kecil suka melihara sapi. Kalau dirawat belum sampai paling bagus dan paling besar itu rasanya belum puas,” tandasnya.

Berita Terkait

Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken
Kebun Melon di Trenggalek Ramai Diserbu Pembeli saat Ramadan
Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek
Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek
Petani Kakao Milenial Asal Trenggalek Raup Jutaan Rupiah, Adib : Ditanam Tahun 1998
Tambang Emas Ra Ritek Karya Warga Trenggalek Raih Piala Citra FFI 2025
Petani Porang Ponorogo Untung Besar, Parlin : Ini Trik Menanam Porang agar Tumbuh Maksimal
Sandi, Sosok Pemuda Desa yang Sukses Lahirkan Petenis Meja Muda di Trenggalek

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:07 WIB

Jagung Rebus hingga Mandi Pagi, Begini Perawatan Sapi Kurban Presiden di Trenggalek

Senin, 18 Mei 2026 - 14:09 WIB

Rental PS di Trenggalek Jadi Motor Tumbuhnya Komunitas Tekken

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:06 WIB

Kebun Melon di Trenggalek Ramai Diserbu Pembeli saat Ramadan

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:15 WIB

Ziarah Kubur Jelang Ramadan Bawa Berkah bagi Pedagang Bunga Tabur di Trenggalek

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:02 WIB

Landak Jawa Terekam Kamera Trap di Hutan Kota Trenggalek

Berita Terbaru