RagamWarta.com – Perawatan sapi kurban presiden milik peternak asal Trenggalek ternyata dilakukan secara khusus setiap hari.
Mulai dari dimandikan pada pagi hari hingga diberi pakan tambahan berupa jagung rebus agar bobot sapi terus bertambah dan tetap sehat.
Sapi berjenis simmental dengan bobot mencapai 1,37 ton itu diketahui milik Mujadi, warga Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan. Hewan ternak tersebut terpilih menjadi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Iduladha 2026.
Mujadi mengatakan, perawatan intensif dilakukan karena sapi berukuran jumbo membutuhkan perhatian lebih dibanding sapi biasa. Bahkan, sapi ini sempat dua kali terserang Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saat awal dipelihara.
“Iya harus dirawat khusus. Paginya dimandikan, terus dikasih jagung rebus, katul, ampas, sama rumput segar,” kata Mujadi, Jumat (22/5/2026).
Dijelaskan Mujadi, sapi itu dibeli sekitar 1,5 tahun lalu dengan harga Rp35 juta dari peternak di kampung sebelah.
Setelah dinyatakan sembuh dari PMK, sapi terus dipelihara dan dibesarkan hingga akhirnya terpilih menjadi hewan kurban presiden dengan harga jual Rp98 juta.
“Temannya itu semua roboh tapi ini kakinya kuat. Saya pelihara terus, kalau sembuh saya besarkan sampai maksimal. Alhamdulillah sekarang bisa bagus dan dipilih pemerintah untuk Pak Prabowo,” ujarnya.
Kini sapi simmental tersebut berusia sekitar empat tahun dengan tinggi mencapai 165 sentimeter dan panjang sekitar 2,5 meter.
Mujadi mengaku memang memiliki ketertarikan memelihara sapi sejak kecil. Ia bahkan merasa belum puas apabila sapi peliharaannya belum tumbuh maksimal.
“Kalau saya memang dari kecil suka melihara sapi. Kalau dirawat belum sampai paling bagus dan paling besar itu rasanya belum puas,” tandasnya.






