RagamWarta.com – Hati-hati saat menyalakan peralatan elektronik dirumah, pastikan kabel yang digunakan masih dalam kondisi baik. Jangan sampai nasib sial yang dialami Ibu Katini di Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Trenggalek terulang.
Bagaimana tidak, rumah dan toko milik Ibu Katini sampai ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. Seperti penjelasan Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Trenggalek Wasis Widodo.
Diketahui peristiwa kebakaran diduga bermula dari anaknya yang melakukan charger handphone dan menyalakan kipas angin, pada Selasa (19/03/2024).
“Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 Wib, di RT 32 RW 15 Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari. Rumah dan toko terbakar tersebut menyisakan puing kayu yang hangus di ruangan 15 meter persegi,” ucap Wasis.
Sesuai penjelasan Wasis, sekitar pukul 06.30 WIB, anak dari pemilik toko sedang mengecas HP dan menghidupkan kipas angin. Naasnya secara tiba-tiba terjadi korsleting listrik dan menyulut kobaran api dari kipas angin.
“Percikan api dari kipas angin, kemudian langsung menjalar masuk ke rumah. Objek kebakaran yakni rumah dan toko dengan lebar 15 meter persegi sementara kerugiannya ditafsir mencapai 185 juta,” ungkapnya.
Tetangga korban yang mengetahui langsung menghubungi pemadam kebakaran agar api tidak semakin membesar. Sementara dalam kejadian kebakaran, menerjunkan sebanyak 18 personel untuk memadamkan kobaran api.
“Beruntung masih ada aset yang bisa terselamatkan. Dari inventarisir Damkar Trenggalek aset yang bisa diselamatkan diperkirakan mencapai 200 juta,” pungkas Kabid Damkar Trenggalek, Wasis Widodo.






