Disnak Trenggalek Bentuk Tim Khusus untuk Awasi Kesehatan Hewan Kurban, Langsung Terjun ke Kandang

Rabu, 29 Mei 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat petugas dari Disnak Trenggalek memeriksa kesehatan hewan kurban di kandang peternak

Saat petugas dari Disnak Trenggalek memeriksa kesehatan hewan kurban di kandang peternak

RagamWarta.com – Jelang hari raya Idul Adha, berbagai hewan ternak di Trenggalek mulai di siapkan oleh para pedagang. Namun tetap hati-hati, faktor kesehatan menjadi perhatian penting bagi para peternak, pedagang hingga pembeli.

Menyikapi hal ini, Dinas Peternakan (Disnak) Trenggalek membentuk tim pengawasan hewan ternak untuk memastikan hewan kurban yang akan disembelih aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Disnak Trenggalek, Ririn Hari Setiani menjelaskan bahwa timnya yang sudah terbentuk terdiri dari dokter hewan dan paramedis.

“Kurang lebih ada 26 dokter hewan yang siap membantu,” tuturnya, Rabu (29/5/2024).

Di samping itu, dirinya juga mengutarakan bahwa terdapat tenaga tambahan dari  Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

“Ada juga dokter hewan yang dari dinas ditambah bantuan PDHI Trenggalek dan Tulungagung,” tambahnya.

Nantinya tim tersebut bakal beroperasi ke kandang ternak milik warga. Sasarannya adalah peternak yang biasanya menjual hewan ternaknya ke luar kota pada menjelang Idul Adha.

Disnak Trenggalek sendiri mengawasi tiga jenis penyakit yang berpotensi menjangkit hewan ternak milik masyarakat. Adapun penyakit yang diawasi adalah lumpy skin disease (LSD), penyakit mulut dan kuku (PMK) dan antraks.

Dijelaskan Ririn, para pembeli di Trenggalek cenderung lebih suka datang langsung ke pasar hewan atau kandang para peternak.

“Di Trenggalek tidak ada lapak-lapak di pinggir jalan yang menjual hewan kurban seperti yang ada di kota besar,” sambungnya.

Ririn menjelaskan bahwa untuk jumlah hewan ternak di Trenggalek dalam kondisi yang aman. Bahkan dirinya menyampaikan bahwa jumlahnya melebihi permintaan.

Hal tersebut menyebabkan tidak ada penjual dari luar kota yang berminat berjualan ke Trenggalek dengan mendirikan lapak dadakan di pinggir jalan.

“Peternak di Trenggalek justru lebih suka menjual ternak mereka ke luar kota. Jadi jarang ditemukan penjual hewan ternak yang berada di tepi jalan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara
Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:04 WIB

Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Jumat, 24 April 2026 - 16:22 WIB

Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung

Kamis, 23 April 2026 - 19:08 WIB

Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Berita Terbaru