Pakai Listrik Terbarukan Saat Jamu Tamu APKASI, Bupati Trenggalek Dapat Penghargaan Mentereng

Jumat, 7 Juni 2024 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan sambutannya untuk para tamu undangan yang hadir di Tebing Kepuh, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Saat Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyampaikan sambutannya untuk para tamu undangan yang hadir di Tebing Kepuh, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin jamu anggota Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Tebing Kepuh, Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Dikemas dalam bentuk gala dinner, rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) APKASi ke 24 terselenggara meriah dibekas tambang batuan andesit yang telah disulap menjadi taman dan lokasi pertunjukan dilengkapi Amphitheater.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang menginisiasi terselenggara gala dinner di Tebing Kepuh mengajak para tamu undangan yang hadir untuk bisa kembali menyatu dengan alam.

Dijelaskan Arifin, dalam kegiatan HUT APKASI ke-24 ini membahas emisi karbon dengan harapan seluruh Kabupaten di Indonesia bisa mendukung target pemerintah pusat dalam mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Pembangunan kabupaten sudah mengarah kesana, dan kebetulan semua kabupaten punya sumber daya alam, seperti hutan, pesisir apalagi yang kepulauan,” ucap Arifin usai gala dinner, Jumat (7/6/2024).

Pemilihan Tebing Kepuh juga bukan tanpa alasan, dijelaskan bahwa pihaknya ingin menurutnya menunjukkan kepada seluruh tamu yang hadir termasuk Perwakilan Council of Asian Liberal and Democrat (CALD) atau Dewan Liberal dan Demokrat Asia bahwa pembangunan di Trenggalek tidak hanya berbasis eksplorasi tapi justru kreativitas.

“Kita hosting di sini untuk menunjukkan semangat bahwa dulu tambang yang merusak bisa dibikin menjadi satu tempat kreatif tanpa harus diambil, dan dirusak batunya,” ujar pria yang juga didapuk menjadi Wakil Ketua Apkasi tersebut.

Arifin juga menjelaskan bahwa semua energi yang digunakan dalam pertunjukan tersebut menggunakan energi terbarukan yang disediakan atas kerjasama Pemkab Trenggalek dengan UP3 PLN Ponorogo.

“Alhamdulillah, gala dinner kali ini kami juga dinobatkan sebagai kabupaten pertama penerima Renewable Energy Certificate (RECs) atas kerjasamanya bersama PLN untuk memilih sumber listrik dari energi terbarukan,” ungkapnya.

Sertifikat ini diberikan oleh APX inc sebagai operator dan administrator yang memiliki hak mengeluarkan sertifikat TIGRs (Tradable Instruments for Global Renewable) melalui PLN.

“Tidak hanya di acara gala dinner, tapi di Pendopo, dan perkantoran sudah kita sertifikatkan agar dialiri sumber listrik terbarukan dari PLTA Cirata, Jawa Barat,” ucap Mas Ipin sapaan akrabnya.

Alhasil, PLN juga memberikan penghargaan kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atas dedikasi dan dukungannya terhadap pengembangan serta pemanfaatan energi baru terbarukan.

“Kami juga dapat apresiasi dari PLN melalui Layanan PLN Green Energy as a Service (GEAS) – Renewable Energy Certificate (REC) pada pemakaian listrik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya.

Perlu diketahui, saat gala dinner tamu disuguhi sejumlah pertunjukan mulai dari Tari Sri Gendam hingga pemutaran animasi bahayanya perusakan lingkungan menggunakan latar belakang tebing batuan andesit bekas tambang.

 

Berita Terkait

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terbaru