Tujuh Warga Trenggalek Masuk Rumah Sakit Usai Makan Nasi Kotak, 1 Meninggal

Selasa, 15 Oktober 2024 - 05:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang membawa makanan nasi kotak

Ilustrasi seseorang membawa makanan nasi kotak

RagamWarta.com – Dugaan keracunan massal yang terjadi di Kelurahan Ngantru, Kabupaten Trenggalek pasca acara hajatan menjadi perhatian serius pihak berwenang.

Bagaimana tidak, ada tujuh warga yang harus dilarikan ke RSUD Dr. Soedomo Trenggalek bahkan satu di antaranya meninggal dunia setelah mengalami gejala muntah dan diare.

Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Trenggalek telah mengambil langkah cepat untuk menelusuri penyebab keracunan tersebut dengan mengumpulkan sampel makanan yang disajikan di acara hajatan.

Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Sunarto, menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini.

“Kami sudah data dan menangani kasus ini. Beberapa sampel makanan dari acara hajatan tersebut telah kami kirim untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium,” ungkap Sunarto melalui pesan singkat.

Sementara itu, Humas RSUD Dr. Soedomo Trenggalek Sujiono menyebutkan bahwa pasien pertama, seorang wanita berinisial N (47), dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (11/10/2024) dalam kondisi kritis setelah mengeluhkan muntah dan diare yang muncul secara tiba-tiba.

“Pasien datang dengan kesadaran menurun, setelah dilakukan pemeriksaan, ia langsung dirawat intensif di ruang HCU. Namun, kondisinya terus memburuk dan akhirnya dipindahkan ke ICU sebelum meninggal dunia,” jelas Sujiono.

N diketahui hadir dalam acara hajatan pada Rabu (09/10/2024) dan mulai merasakan gejala sakit perut serta diare pada keesokan harinya.

Selain N, enam warga lainnya juga mengalami gejala serupa dan sempat dirawat di IGD RSUD Dr. Soedomo Trenggalek. Beruntung, enam pasien lainnya telah pulih dan diperbolehkan pulang.

Meski pasien N memiliki riwayat hipertensi, pihak rumah sakit belum bisa memastikan apakah gejala yang dialami N maupun warga ada kaitannya dengan keracunan makanan.

“Belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya, apakah ini kasus keracunan makanan. Karena sepenuhnya menjadi wewenang Dinas Kesehatan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Sujiono.

Sementara itu Dinkes Trenggalek saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan sumber keracunan yang menyebabkan insiden ini.

Pihak Dinkes juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika ada gejala serupa pada warga lain yang turut hadir di acara tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, investigasi penyebab keracunan masih berlangsung, dan pihak berwenang berharap hasil laboratorium bisa segera keluar.

 

Berita Terkait

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste
Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:12 WIB

Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara

Selasa, 14 April 2026 - 18:06 WIB

Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain

Kamis, 2 April 2026 - 16:08 WIB

Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Senin, 30 Maret 2026 - 18:27 WIB

Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi

Berita Terbaru