RagamWarta.com – Tekan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Dinas Peternakan (Disnak) Trenggalek melaksanakan vaksinasi serentak di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan vaksinasi di Trenggalek ini berlangsung dari Senin hingga Jumat, dengan target vaksinasi sebanyak 250 ekor sapi untuk setiap kecamatan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Trenggalek, Ririn Hari Setiani menyebutkan bahwa sapi yang diutamakan untuk menerima vaksin adalah sapi sehat yang berada wilayah yang jauh dari peta sebaran wabah PMK.
“Selain itu, sapi muda minimal berusia tiga bulan juga menjadi prioritas. Sapi dewasa, termasuk yang hamil sebenarnya juga aman menerima vaksin,” jelas Ririn saat dikonfirmasi usai lakukan vaksinasi, Senin (20/1/2025).
Saat ini, Dinas Peternakan Trenggalek masih menggunakan 3.500 dosis vaksin yang disediakan oleh Kementerian Peternakan Dan Kesehatan Hewan.
“Vaksin ini berlaku selama enam bulan, sementara untuk booster dan tambahan lainnya masih menunggu pengiriman dari provinsi. Diperkirakan bantuan tahap selanjutnya tiba paling lambat awal Februari,” tambahnya.
Di Trenggalek, populasi sapi kurang lebih ada 40 ribu ekor. Namun, bantuan vaksin yang diterima untuk awal tahun ini masih terbatas yakni hanya cukup untuk 3500 ekor sapi potong.
Di sisi lain, kasus PMK di wilayah ini hingga minggu lalu tercatat mencapai angka 500 kasus lebih. Angka kematian ternak juga terus meningkat akibat komplikasi penyakit lain, seperti Septicemia Epizootica (SE) penyakit ngorok.
“Melalui program vaksinasi ini, kami berharap dapat menekan angka penyebaran penyakit pada ternak dan meningkatkan kesehatan populasi sapi di Kabupaten Trenggalek,” pungkas Ririn.






