TRENGGALEK, RagamWarta – Keprihatinan masih banyaknya masyarakat yang terjebak dalam penyalahgunaan narkotika, menjadi poin dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang di gelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Trenggalek.
Dengan bekerjasama antara BNNK, Kepolisian, Forkopimda, penggiat anti narkoba dan seluruh masyarakat, BNNK Trenggalek akan terus berupaya memaksimalkan pelaksanaan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Peredaran Narkoba) di seluruh lingkup wilayah Trenggalek.
Plt Kepala BNNK Trenggalek, Kompol Susetya Budi Utama menjelaskan, BNNK Trenggalek dalam memperingati HANI kali ini merupakan kegiatan pagelaran dalam memperingati HANI yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2019 kemarin.
Menurutnya, peringatan ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan BNNK dengan bekerjasama dengan seluruh Forkopimda serta masyarakat pada umumnya.
“Jadi HANI diselenggarakan dalam bentuk pagelaran, namun pagelaran ini bukan dalam bentuk pesta. Sebenarnya HANI merupakan suatu bentuk keprihatinan kita tentang bahaya narkotika. Sebab masih banyak masyarakat yang terjebak dan menjadi korban penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya, Jumat (28/6/2019).
Budi sapaan akrabnya juga menyampaikan, dengan kegiatan ini bisa menjadi semangat agar semua pihak juga ikut bertanggungjawab mulai dari BNNK, Kepolisian, jajaran pemerintah hingga masyarakat sendiri.
Artinya, kata Budi bertanggungjawab dalam hal ikut membantu pelaksanaan P4GN untuk menekan beredarnya Narkotika di Indonesia khususnya di Trenggalek sendiri.
“Dari peringatan HANI kali ini, diselenggarakan dengan tema ‘Sehat Tanpa Narkotika Menuju Indonesia Emas’. Selain di Trenggalek HANI juga diperingati di seluruh dunia, dengan mengedepankan pelaksanaan P4GN,” imbuhnya.
Ditambahkan Budi, kedepan BNNK Trenggalek akan terus berupaya bersama-sama untuk melaksanakan P4GN dengan tupoksi masing-masing.






