Kekeringan di Trenggalek Terus Meluas, BPBD Catat 35 Desa Kehabisan Sumber Air Bersih

Minggu, 29 Oktober 2023 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RagamWarta.com – Bencana kekeringan di Kabupaten Trenggalek terus meluas. Dari sebelumnya yang hanya melanda 15 Desa, kini kekeringan di Trenggalek tembus 35 Desa di 12 Kecamatan.

Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek Triadi Admono menjelaskan bahwa dampak kemarau panjang terus meluas. Hal tersebut terbukti dari mulai sulitnya warga mencari air bersih hanya untuk sekedar kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari data yang ada di BPBD Trenggalek, hingga saat ini kekeringan telah melanda 35 Desa di 12 Kecamatan,” ucap Triadi usai kirim air bersih untuk warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Sabtu (28/10/2023).

Dijelaskan Triadi bahwa jika sebelumnya kekeringan hanya melanda daerah pegunungan. Kini kekeringan di Trenggalek sudah merambah ke wilayah dataran rendah.

Sebagai upaya mitigasi sementara, BPBD Trenggalek terus berupaya menyuplai air bersih dengan mengandalkan empat mobil tangki. Pihaknya juga menegaskan jika ada yang membutuhkan bisa mengajukan lewat desa masing-masing.

“Jika ada surat permohonan dari desa yang mengalami kekeringan, kami siap menyuplai air bersih. Contohnya Desa Wonoanti Kecamatan Gandusari ini, mereka sebelumnya sudah mengirimkan surat permohonan bantuan air bersih,” terangnya.

Pihaknya berharap untuk desa yang sudah mengalami kekeringan untuk segera mengirimkan surat ke Kantor BPBD. Karena pengiriman air bersih dilakukan jika sudah ada surat permintaan dari desa setempat.

Sementara itu, seorang warga dusun Manggis, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Imam Mursyid mengatakan jika sudah sekitar satu bulan masyarakat sekitar sudah kesulitan mendapatkan air bersih.

Bahkan menurutnya bencana kekeringan tahun 2023 ini lebih parah dibanding dari tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya kita menggunakan sumur, namun sejak sebulan belakangan ini sumur warga sudah mulai habis. Oleh karena itu, harus pandai-pandai menghemat air,” pungkasnya.

Berita Terkait

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara
Fortuner Tertimpa Batu di Trenggalek-Ponorogo Km 16, Jalur Ditutup Total Sementara
Balita di Banaran Tenggelam di Kubangan Galian C, Diduga Terpeleset Saat Bermain
Pelaku Arisan Bodong Trenggalek Ditangkap, Sempat Kabur ke Timor Leste

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 18:04 WIB

Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya

Jumat, 24 April 2026 - 16:22 WIB

Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung

Kamis, 23 April 2026 - 19:08 WIB

Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terbaru

Plt Kepala MIN 1 Trenggalek, Sanusi usai ikuti hearing di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (15/7/2026).

Berita

MIN 1 Trenggalek Ngaku Pengadaan LKS Keputusan Komite

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB

Suasana hearing antara antara wali murid MIN 1 Trenggalek dengan pihak sekolah di gedung DPRD Trenggalek.

Parlemen

Harga LKS Kemahalan, Wali Murid MIN 1 Trenggalek Wadul Dewan

Rabu, 15 Jul 2026 - 19:07 WIB