RAGAM WARTA, TRENGGALEK – Pasca dibukanya VCT atau Voluntary Counselling and Testing di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soedomo Kabupaten Trenggalek pada tahun 2014 hingga saat ini, sudah tercatat ada 300 lebih pasien yang positif terinfeksi HIV atau Human Immunodeficiency Virus.
Bahkan pada 2019 ini, RSUD dr. Soedomo Trenggalek sudah menangani 64 pasien penderita HIV. Mayoritas ODHA atau Orang Dengan HIV AIDS berusia produktif, yakni rentang umur 25 hingga 50 tahun. ODHA di Trenggalek rata-rata berprofesi wiraswasta dan pernah bekerja di luar pulau jawa.
Sudjiono, Humas RSUD dr Soedomo Trenggalek menerangkan hingga saat ini rumah sakit sudah menangani 305 pasien penderita HIV, dan yang hingga saat ini masih rutin mengikuti kontrol pengobatan hanya 88 orang, sedangkan lainnya sudah meninggal dunia.
Sudjiono menambahkan, pihak rumah sakit sudah berupaya maksimal. dari pemberian fasttrack pada pasien hingga upaya pendekatan secara psikologis rutin dilakukan. Diharap pasien penderita HIV tetap menjaga kondisi tubuh dan rajin kontrol ke rumah sakit.
Sudjiono juga berpesan bahwa pasien dengan ODHA merupakan manusia yang harus tidak dikucilkan dan harus diterima dengan baik dikalangan masyarakat. sebab virus HIV hanya bisa menular lewat kontak cairan tubuh seperti darah, asi, dan sperma.
Oleh karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih waspada, hindari sex bebas dan rajin melakukan tes darah. selain untuk deteksi dini suatu penyakit, rajin melakukan tes darah juga bisa menjaga kesehatan tubuh






