TRENGGALEK, RagamWarta – Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin lantik 7 pejabat tinggi pratama serta ratusan pegawai berbagai posisi pada jabatan lingkup Pemkab. Pada prosesi pelantikannya sangat unik dan mempunyai kesan sakral, karena para pejabat yang dilantik kesemuanya menggunakan pakaian adat jawa. Selain itu pelantikan yang biasanya dilaksanakan di pendopo, kali ini pelantikan dilaksanakan di bawah tugu garuda sebelah selatan Alon-alon Trenggalek.
Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin mengatakan, ada 7 pejabatan tinggi pratama yang telah dilantik, juga ratusan jabatan struktural lain pada lingkup pemkab. Jumlah tersebut 40 persen merupakan promosi dan prestasi sedangkan 50-60 persen merupakan mutasi.
“Jadi alasan kenapa pelantikan dilaksanakan di jalan raya, karena ini sebagai upaya bahwa ia ingin konsisten dari awal, bahwa mereka yang ikut pelantikan dalam jabatan yang dipromosikan merupakan tanggungjawab. Ini juga bukan hanya secara struktural saja, namun juga tanggungjawab kepada masyarakat,” terang Arifin Rabu (04/09/19).
Arifin juga mengatakan, dari situ kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa ini merupakan pekerja publik dan pekerja untuk rakyat. Bahkan agar masyarakat juga tahu janji apa yang disampaikan oleh para pekerja publik ini. Pastinya masyarakat harus tahu mana orangnya dan apa yang dijanjikan oleh mereka.
“Dengan masyarakat tahu, diharapankan para pekerja publik ini mampu bekerja dengan sebaik baiknya,” pintanya.
Selain itu kenapa harus mengenakan pakaian adat jawa semua, ini artinya kalau bisa “kerjo’o seng jowo” biasa disebut bekerjalah dengan pengertian.
“Kerjo’o seng jowo, selain itu alasannya pakaian ini merupakan pakaian para abdi dalem, sehingga semua para pejabat harus mengabdi kepada siapa yang punya rumah, yang punya Trenggalek yaitu masyarakat Trenggalek,” ucapnya.
Arifin juga menuturkan, ada beberapa hal yang menjadi komitmen mereka, mulai dari camat dengan mengingatkan bahwa untuk mendorong perizinan maka camat harus turun kebawah, melaksanakan izin langsung kepada pelaki mriko dan usaha kecil.
Kemudian juga pada Dinas Perikanan dengan target membangun sistem di TPI dengan harus naikknya PHD. Serta pada Dinas lainnya bahwa harus menepati janji dan komitmen.
“Untuk akhir tahun ini juga akan ada lelang jabatan karena juga akan ada banyak jabatan yang akan terisi,karena masih banyak jabatan yang juga belum terisi,” pungkasnya.






