Lelang Proyek di Trenggalek Dinilai Tak Wajar, Gapeksi Ngadu ke Dewan

Sabtu, 26 Juni 2021 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragam Warta – Penawaran Lelang Proyek yang ada di Trenggalek dirasa tidak wajar, Gabungan Pengusaha Konstruksi atau Gapeksi datangi gedung DPRD Trenggalek, pada hari Rabu 23 Juni 2021.

Dalam rapat Hearing yang dipimpin Ketua Komisi I dan dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kali ini ditunda dan dijadwalkan ulang karena tidak hadirnya kepala Unit Layanan Pengadaan atau ULP.

Baca juga : DPRD Trenggalek Kaji Aspirasi Masyarakat Terkait Rencana Utang Pemda

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Husni Tahir Hamid Ketua Komisi I DPRD Trenggalek menyampaikan dengan tidak hadirnya Kepala ULP Husni merasa sangat kecewa, menurutnya bagaimana bisa Bupati yang telah memberikan kewenangan tugas kepada Kepala ULP namun malah dilimpahkan lagi kepada perwakilannya.

Husni menambahkan, Gapeksi mempertanyakan bagaimana sistem penilaian dan memenangkan pemenang yang menawar diharga dibawah 80 persen dari pagu dan melihat bagaimana hasil pekerjaannya.

Baca juga : Ketiga kalinya Sekda Abaikan Undangan DPRD, PMPT mengaku Kecewa

Sementara itu Ramelan selaku Kepala PUPR menjelaskan bahwa semua pasti tahu ada uji laboratorium. Sehingga rekanan juga pasti berfikir bahwa dengan adanya mekanisme laboratorium jika tidak lolos uji pekerjaan tidak akan dibayar.

Ditempat yang sama, Bambang Wahyudi selaku Ketua Gapeksi Trengggalek menjelaskan hearing ini untuk meminta evaluasi dan penjelasan kewajaran harga penawaran lelang yang turun drastis.

Baca juga : Banggar DPRD Trenggalek Soroti Silpa APBD Tahun Anggaran 2020

Menurut Bambang, seperti tahun kemarin ada yang sampai 69 persen dari pagu, bahkan seperti gedung 73 persen dari pagu. Apalagi banyak tren penawar lelang dari luar kota. Sehingga Gapeksi meminta evaluasi tentang apa acuan dari uji faktual pemenang lelang dengan penawaran terendah.

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Keberatan Wacana 5 Hari Sekolah di Trenggalek
Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya
Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda
Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya
DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat
Masa Tugas Perangkat Desa Trenggalek Bakal Mengacu SK, DPRD Siapkan Perbup
Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas
Guru PPG Prajab Belum Terdata Dapodik, DPRD Trenggalek Bantu Tagih Janji Kementerian

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Komisi IV DPRD Keberatan Wacana 5 Hari Sekolah di Trenggalek

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya

Rabu, 30 September 2026 - 21:11 WIB

DPRD Trenggalek Setujui Perda Pemerintahan Desa, Atur Kades hingga Perangkat

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Trenggalek panggil Dinas Pendidikan Trenggalek, protes soal wacana full day atau 5 hari sekolah untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Parlemen

Komisi IV DPRD Keberatan Wacana 5 Hari Sekolah di Trenggalek

Senin, 26 Okt 2026 - 19:04 WIB