Duduki Pendapa Trenggalek, Masa Aksi Minta Pemkab Kawal Aspirasi Hingga Pusat

Jumat, 17 Desember 2021 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAGAMWARTA – Gelar unjuk rasa tolak Perpres 104 Tahun 2021, ribuan Pamong Desa se-Kabupaten Trenggalek geruduk Pendapa. Sebelum pulang, ribuan masa aksi yang sebelumnya berorasi didepan kantor Dewan ini sempatkan datangi pendapa Kabupaten Trenggalek. Tak ayal, Pendapa yang begitu luas pun tak mampu menampung semua Pamong Desa yang terlibat masa aksi.

Dalam pertemuannya dengan Bupati Trenggalek, mereka minta agar Pemerintah Daerah mau mengawal aspirasi hingga ke Pemerintah Pusat. Pasalnya Pemerintah Daerah semestinya memiliki akses untuk menyampaikan aspirasi dari Kabupaten hingga ke Pemerintah Pusat.

Baca juga : Di Depan DPRD Trenggalek, Pamong Desa Sindir Presiden dan Mensos Lewat Aksi Teatrikal

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu menanggapi keluhan para Pamong Desa, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin segera akan berkoordinasi dengan Kepala Daerah Kabupaten yang lain. Kalau memang banyak yang mengalami hal yang sama, pihaknya akan bersurat ke Pemerintah Pusat agar peraturan tersebut bisa disesuaikan dengan keperluan yang ada di Desa.

Arifin juga menjelaskan bahwa sebenarnya yang membuat Pamong Desa keberatan bukan aturan tentang BLT DD nya. Melainkan klausul yang tecantum di Perpres 104 tahun 2021 pada point 4A menyebutkan minimal 40 persen Dana Desa untuk BLT DD.

Baca juga : Ribuan Pamong Desa Se-Trenggalek Turun Ke Jalan, Tolak Perpres Tentang LBT DD

Pihaknya juga menjelaskan bahwa jika diambil paling sedikit 40 persen, lantas penerima bantuan dicarikan dari kriteria sesuai dengan BLT DD akan kesulitan. Pasalnya berbagai bantuan juga sudah masuk, seperti Bantuan Pangan Non Tunai, Program Keluarga Harapan, dan program bantuan lainnya.

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 16:13 WIB

Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan

Berita Terbaru