RAGAMWARTA – Laporan keterangan pertanggungjawaban tahun anggaran 2021 disampaikan pada DPRD Trenggalek. Hasilnya, ada beberapa indikator kinerja utama yang jadi sorotan anggota DPRD Trenggalek.
Seperti yang disampaikan Doding Rahmadi usai pimpin rapat Paripurna pada Senin, 28 Maret kemarin. Menurutnya dari 12 indikator yang disebutkan dalam penyampaian LKPJ, ada tiga indikator yang jadi sorotan.
Baca juga : Bupati Trenggalek Dukung Wacana Pemekaran Dapil di Pemilu Tahun 2024
Pihaknya juga menyampaikan bahwa akan segera menindaklanjuti LKPJ yang sudah Bupati sampaikan. Bahkan, agar LKPJ ini bisa segera ditindaklanjuti, pimpinan DPRD Trenggalek sudah menunjukkan Panitia Khusus berapa yang akan mengerjakan.
Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan bahwa LKPJ yang disampaikan kali ini merupakan LKPJ terakhir, sama RPJMD 2016 – 2021. Pihaknya menilai secara umum indikator LKPJ sudah sesuai ketentuan.
Baca juga : Penawaran Lelang Pekerjaan Terjun, Komisi III DPRD Trenggalek Soroti Kinerja OPD
Adapun beberapa indikator yang mengalami fluktuasi disebabkan oleh gejolak pandemi di tahun 2021. Sedikitnya ada tiga indikator yang terimbas langsung, diantaranya seperti kemiskinan, pengangguran dan ekonomi.






