Trenggalek, Ragam Warta – Kesenjangan antar peternak ayam layer diyakini memunculkan pengurangan produksi. Perihal masalah itu Dinas Peternakan Trenggalek membentuk Forum Group Discussion yang seterusnya disebut FGD. Para peternak ayam diajak berdiskusi bersama di Pendapa Manggala Praja Nugraha.
Kadin Peternakan Nur Kholiq menegaskan, “hampir semua peternak sudah membentuk asosiasi. Seperti peternak kambing, sapi dan ikan. Sangat disayangkan jika peternak ayam tidak ikut andil. Keberlangsungan FGD banya menuai solusi atas setiap permasalahan.” (Kamis, 8/12/2022)
Dalam melakukan suatu usaha sudah barang tentu menemukan permasalahan. Tidak sedikit yang malah membuatnya gulung tikar. Ketika ada mitra maupun relasi satu bidang kerja bakal menumbuhkan semangat. Begitu juga mengembangkan sosok pengusaha yang berjiwa kokoh.
Pihaknya mendorong peternak ayam untuk segera melegalkan asosiasinya. Banyak sekali keuntungan ketika sudah memiliki badan hukum. Selain FGD dapat menguraikan masalah maka pemerintah juga dapat memberikan suatu solusi. Salah satunya dengan memberikan suatu pembinaan usaha yang jelas dan berdedikasi.
Wabup Trenggalek Syah Natanegara menuturkan jika ingin sukses harus hidup bersama. Keberadaan FGD untuk memperkokoh bidang usaha itu sendiri. Setidaknya saling berbagi gaya pemikiran, ilmu maupun pengalaman di lapangan. Semakin maju bidang usahanya maka akan mendongkrak pergerakan ekonominya.
“Yang punya ayam seribu saya doakan menjadi dua ribu. Yang dua ribu menjadi tiga ribu dan begitu seterusnya,” teguhnya.






