RAGAM WARTA – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin kembali menggelar Safari Ramadhan. Kali ini Bupati pilih Desa Widoro sebagai tuan rumahnya.
Menurut Arifin, agenda religi tahunan saat Ramadhan kali ini terasa berbeda. Pasalnya dia merasa kehilangan sosok Kepala Desa yang Inovatif. Diketahui Kepala Desa Widoro, Alm. Rohmad telah meninggal pada hari Selasa (7/3/2023) lalu.
“Beliau Kepala desa yang baik. Bahkan sebelum meninggal karena serangan jantung, beliau all out mempersiapkan gelaran Musrena Keren,” Kenang Mas Ipin, saat Safari di Masjid At Taqwa Desa Widoro, Kecamatan Gandusari, Senin (3/4/2023).
Arifin mengungkapkan bahwa berkat perjuangan Alm. Rohmad, Destinasi wisata di Widoro terpilih menjadi tempat berlangsungnya Musrena Keren. Oleh sebab itu Arifin sangat merasa kehilangan sosok Kepala Desa sepertinya.
“Beliau orang baik, dan saya kenal cukup baik. Saya mohon doa untuk beliau, bahkan menjelang kepergiannya beliau masih mengurusi kegiatan Musrena Keren,” ucap haru Bupati Trenggalek.
Disela-sela kegiatan ramadhan tahunan, Gus Ipin sapaan akrabnya juga menyampaikan pentingnya perhatikan tumbuh kembang anak. Jangan sampai tumbuh kembang anak terhambat (stunting).
Arifin menegaskan jika permasalahan kesehatan nasional perlu diperhatikan. Dan untuk menghindari hal itu, Bupati Trenggalek menyarankan agar anak di berikan makanan yang cukup gizi.
“Berbagi menu masakan sederhana PKK Trenggalek ingin berupaya mencegah stunting, dengan merangsang para orang tua kreatif memasak, menu yang bergizi dan disukai oleh anak,” tutur Arifin.
Sementara itu ditempat yang sama, Plt. Camat Gandusari, Agus Wiyono menyambut baik kedatangan orang nomor satu di Trenggalek itu. Pihaknya merasa tersanjung lebih memilih ke Gandusari, padahal agenda Bupati sudah terjadwal ke Kecamatan Durenan.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih kepada rombongan Tim Safari Ramadan yang hadir. Saya berharap kegiatan Safari Ramadan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT,” harapnya.






