RAGAM WARTA – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek terima kunjungan kerja kepala BNNK yang baru. Namanya AKBP Wahjudi Santoso. Ia menjabat sebagai PLT Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek menggantikan David Henry Andar Hutapea.
Dalam keterangannya, Samsul Anam menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan proses awal koordinasi dalam komitmen pencegahan peredaran gelap narkotika.
“Alhamdulillah ini merupakan pertemuan intens, dimana Kepala BNN ini masih baru. Kami berharap bisa melanjutkan sinergitas agar terbangun dengan baik, terutama dalam pencegahan,” ucapnya Selasa (16/5/2023).
Menurut ketua DPRD Trenggalek, upaya pencegahan harus menjadi ruh BNNK Trenggalek. Pasalnya generasi muda sangat rentan terkontaminasi peredaran gelap narkotika. Ditambah Trenggalek memiliki banyak wilayah pesisir.
Terlebih sebelumnya DPRD Trenggalek telah melakukan komitmen bersama BNN dalam bentuk Peraturan Daerah P4GN. Perda Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika besutan DPRD ini bisa disesuaikan berdasarkan kondisi dilapangan.
“Kami juga mendorong Organisasi Perangkat Daerah maupun Desa untuk mengupayakan anggaran. Seperti untuk memberikan edukasi dalam menerapkan P4GN diwilayahnya,” ungkapnya.
Sementara itu PLT Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek AKBP Wahjudi Santoso menyampaikan bahwa dirinya saat ini ditugaskan di BNNK Trenggalek. Sedangkan acara kali ini ingin membangun sinergitas dan komitmen.
AKBP Wahjudi mengungkapkan jika komitmen dan sinergitas ini dalam rangka upaya pencegahan. Walaupun dalam pemantauannya wilayah Trenggalek belum terlalu banyak terjadi peredaran seperti wilayah lainnya.
“Upaya pencegahan nanti akan gencar dilakukan di lapangan. Memang belum terlalu marak, sehingga masuknya pengecer harus di cegah agar jangan masuk dan terkontakinasi seperti daerah lain,” ucapnya.
Adapun trik yang akan dilaksanakan di Trenggalek akan di bentuk relawan di Desa dan Sekolah serta stakeholder agar dapat bersama melakukan pencegahan peredarangelapnarkotika.
Sedangkan kunjungan ini untuk sinergi dan komitmen serta minta dukungan dalam rangka menyebarluaskan pencegahan peredaran gelap narkotika.
“Ini merupakan tanggungjawab semua elemen, jangan sampai masyarakat menjadi korban peredaran gelap narkotika dari luar,” pungkasnya.






