RagamWarta.com – Selain beberapa prosesi adat yang disesuaikan, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin juga ajak instansi gunakan bunga hidup dalam papan ucapan.
Menurut Arifin, kalau biasanya papan ucapan karangan bunga terbuat dari Stereofom. Kini diganti bunga hidup atau ucapan dari bibit tanaman.
Alasan Bupati Trenggalek mengeluarkan himbauan itu tujuannya tidak lain tidak ingin menambah sampah yang sulit terurai.
Kemudian setelah kegiatan usai bunga hidup atau bibit tanaman tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat. Terlebih tanaman selain menjaga ekologi, juga memiliki manfaat ekonomi.
“Kita meminta ucapan yang diberikan dalam bentuk bukan karangan bunga artificial atau yang biasanya pakai sterofom dan segala macam yang menambah sampah,” ucap Bupati Trenggalek usai jalani prosesi jamasan pusaka, Rabu (30/8/2023).
Kata Arifin, dari rangkaian bunga hidup atau bibit tanaman bisa dimanfaatkan. Jadi selain melestarikan lingkungan, diharapkan juga bisa jadi jalan rezeki masyarakat.
Bahkan, karena kegigihannya menjaga ekologi di Kabupaten Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mendapatkan penghargaan Nirwasita Tantra sebagai Kepala Daerah Kategori Kabupaten Sedang Terbaik dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Daerah Tahun 2022.
Penghargaan Nirwasita Tantra diserahkan langsung oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, (29/8/2023) kemarin.






