Dilanda Kekeringan, BPD Desa Wonoanti, Trenggalek : Dusun Kami Perlu Bantuan Air Setiap Hari

Sabtu, 4 November 2023 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antran jerigen di depan salah satu rumah warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Antran jerigen di depan salah satu rumah warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

RagamWarta.com – Bencana kekeringan yang di alami warga Trenggalek saat ini sangatlah terasa dampaknya. Khususnya di Dusun Kedekan, Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari.

Setiap pagi hari, warga Kedekan menyiapkan tandon air di depan rumah. Menunggu bantuan truk tangki air yang di salurkan oleh BPBD Kabupaten Trenggalek. Sabtu, (4/11/2023)

Tak hanya dari Dinas terkait, beberapa komunitas dan organisasi juga turut berempati dengan membantu warga memberikan air bersih.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sugeng Riono, BPD Dusun Kedekan menyampaikan, Pemerintah Desa Wonoanti juga memberikan bantuan setiap hari. Namun dengan kendala minimnya armada. Sehingga tidak bisa hanya memberikan air setiap hari di satu titik.

“Pihak Pemerintah Desa sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membantu warga sekitar, namun terkendala terbatasnya armada,” terangnya.

Anggota BPD yang juga seorang Guru di salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Gandusari ini prihatin dengan tambang yang ada di lingkungan Dusun Kedekan.

Sugeng menyayangkan pepohonan yang seharusnya bisa menjadi serapan air, namun dengan adanya tambang, resapan air menjadi hilang.

“Jadi di sini ada tambang, memang penambangnya manual tidak menggunakan alat berat, namun pohon yang menjadi resapan air menjadi hilang,”  ungkapnya.

Ditambahkan sugeng, memang tambang bukan salah satu faktor yang menyebabkan sumur kekeringan, namun dengan adanya tambang juga salah satu penyebab berkurangnya resapan.

Disisi lain menurut sugeng, dengan adanya tambang juga bisa menambah penghasilan beberapa warga Dusun Kedekan saat ini.

“Namun ada juga dampak negatif dalam waktu jangka panjang seperti luapan air yang bercampur dengan lumpur saat hujan. Sehingga Dampak positif dari kegiatan tersebut tidak sesuai dengan yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut,” Pungkas Sugeng.

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Selasa, 29 September 2026 - 16:13 WIB

Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan

Berita Terbaru