RagamWarta.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bakal kembali terselenggara di Trenggalek. Pada gelaran TMMD yang ke-120 tahun ini memiliki Desa Tanggaran, Kecamatan Pule sebagai lokasi sasaran.
Hadir dalam rapat koordinasi rencana pelaksanaan TMMD ke-120 di Gedung Bhawarasa Pendapa Manggala Praja Nugraha, Wabup Trenggalek senang TMMD kembali menyasar Kabupaten Trenggalek.
“TMMD merupakan momentum penting dalam pembangunan nasional, selain itu kegiatan ini secara langsung menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Syah saat sambutan, Kamis (29/2/2024).
Syah juga memberikan pesan kepada Forkopimcam Pule dan seluruh masyarakat Desa Tanggaran untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi pilar tak terpisahkan dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan TMMD.
“Kami berharap semua pihak termasuk stakeholder bisa berkontribusi positif, menciptakan sinergi yang luar biasa untuk mewujudkan program pembangunan ini,” tambah pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Trenggalek itu.
Hal yang sama diungkapkan oleh Komandan Kodim 0806 Trenggalek Letkol Czi Yudo Aji Susanto. Menurutnya TMMD Reguler bukan sekadar kegiatan biasa, melainkan proyek skala besar yang dapat perhatian langsung Mabes TNI.
“TMMD reguler merupakan sebuah proyek berskala besar yang mendapat perhatian tak hanya dari Kodam V Brawijaya saja, Markas Besar Tentara Nasional Indonesia juga ikut mengawasi,” jelas Letkol Czi Yudo Aji Susanto.
Dalam kegiatan rakor ini, pihaknya berharap semua pihak yang terlibat menjadikan pertemuan ini sebagai wadah diskusi serta mendalami segala aspek teknis persiapan pelaksanaan TMMD Reguler.
Letkol Czi Yudo Aji Susanto juga menjelaskan bahwa TMMD ke-120 yang ada di Trenggalek ini dijadwalkan akan berlangsung selama 30 hari. Dimulai dari Minggu kedua Bulan Mei hingga Minggu kedua Bulan Juni 2024.
“TMMD kali ini tidak hanya pembangunan infrastruktur. Jadi lebih fokus pada peningkatan kualitas lingkungan, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan aksesibilitas dan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.






