Penyintas Odha di Trenggalek Capai 329 Orang, Sebagian Masih Anak-Anak

Senin, 24 Juni 2024 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

RagamWarta.com – Kasus HIV/AIDS di Trenggalek semakin hari semakin memperingatkan. Hal tersebut nampak dari bertambahnya Orang dengan HIV/AIDS (Odha) yang tercatat oleh Dinas Kesehatan.

Dijelaskan, Sunarto selaku Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk KB) Trenggalek bahwa sekarang penyintas Odha mencapai 329 kasus.

“Untuk kasus HIV/AIDS di Trenggalek dari catatan kami yang terdeteksi sebanyak 329 kasus,” ungkap Sunarto, Senin (24/6/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga merinci penyintas Odha jika dikelompokkan berdasarkan usia. Untuk anak di bawah empat tahun, terdapat tiga kasus. anak berusia 5 sampai 9 tahun terdeteksi enam kasus.

Selanjutnya anak dengan rentang usia 11 sampai 19 tahun mencatatkan empat kasus. Kelompok usia 20 sampai 29 tahun memiliki 60 kasus, sementara usia 30 sampai 39 tahun mencatat 95 kasus.

Sementara yang terbanyak ada pada rentang usia 40 sampai 49 tahun dengan total 112 kasus. Sedangkan usia 50 sampai 60 tahun ke atas, totalnya ada 49 kasus.

“Mayoritas teman-teman ini terjangkit virus akibat hubungan seks yang dilakukan secara bebas. Namun untuk kasus yang menimpa anak-anak biasanya dikarenakan keturunan dari suami-istri yang sudah terinfeksi HIV,” terangnya.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya bersama pemerintah daerah tidak tinggal diam. Berbagai program sudah diluncurkan untuk menekan bertambahnya Odha di Trenggalek ini. Seperti skrining pada ibu hamil ataupun yang lainnya.

“Ada sosialisasi di kalangan siswa SMP dan SMA, skrining ibu hamil, dan pengobatan untuk populasi kunci. Selain itu, kami juga menyediakan konseling sebelum pengobatan dan pemberian profilaksis TBC,” ungkapnya Sunarto.

Mantan Direktur RSUD dr Soedomo Trenggalek ini juga menegaskan bahwa Dinkes Trenggalek juga berupaya keras untuk memberikan edukasi kepada masyarakat guna mencegah lonjakan kasus HIV/AIDS dimasa yang akan datang.

“Semoga tidak ada lonjakan kasus HIV/AIDS di Trenggalek. Berbagai upaya terus kami lakukan, baik edukasi maupun pembinaan. Semoga upaya kita bisa menekan laju pertumbuhan penyintas Odha,” harapnya.

 

Berita Terkait

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Gerai Minuman Keras Ilegal di Trenggalek Ditutup, Tak Penuhi Syarat Izin

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terbaru

Pihak kepolisian dari Polsek Watulimo olah TKP di kolam renang

Peristiwa

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:07 WIB