RagamWarta.com – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mencatatkan peningkatan tajam dalam jumlah kunjungan wisatawan selama semester pertama tahun 2024.
Di tahun 2024 ini tercatat ada 500 ribu wisatawan yang datang ke Trenggalek. Angka tersebut jauh melampaui periode yang sama pada tahun lalu dengan hanya 38 ribu kunjungan.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa Trenggalek semakin diminati oleh wisatawan, terutama setelah pembukaan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang memudahkan akses menuju destinasi-destinasi wisata unggulan di wilayah ini.
Sunyoto selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, menyatakan bahwa lonjakan wisatawan ini merupakan hasil positif dari berbagai upaya pengembangan pariwisata yang telah dilakukan.
“Kunjungan wisatawan di Trenggalek pada semester pertama 2024 meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Ini merupakan peningkatan yang sangat bagus,” ujar Sunyoto saat dikonfirmasi awak media.
Menurut Sunyoto, JLS yang kini menjadi rute utama bagi wisatawan untuk mencapai Trenggalek, telah memainkan peran penting dalam meningkatkan daya tarik daerah ini.
Pasalnya akses yang lebih mudah membuat Kabupaten Trenggalek menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona alam.
“Pembukaan JLS telah membuat Trenggalek lebih mudah diakses oleh wisatawan dari berbagai daerah,” tambah Sunyoto.
Diungkapkan Sunyoto, Pantai Karanggongso dan Pantai Mutiara di Kecamatan Watulimo menjadi magnet utama bagi para pelancong luar Trenggalek.
Dengan ombak yang tenang dan pemandangan yang memukau, kedua pantai ini menawarkan pengalaman berlibur yang aman dan menyenangkan bagi pengunjung.
Di sisi lain, Pantai Prigi meskipun populer memiliki ombak yang lebih besar dan kontur pantai yang tidak landai. Oleh karena itu, Disparbud Trenggalek menyarankan agar pengunjung berhati-hati dan menghindari berenang.
Selain memperbaiki aksesibilitas, Disparbud Trenggalek juga menekankan pentingnya keselamatan dan kenyamanan wisatawan. Karena keselamatan adalah hal yang harus diutamakan saat berwisata.
“Kami ingin memastikan bahwa semua pengunjung dapat menikmati pengalaman wisata yang menyenangkan dan aman,” kata Sunyoto.
Dengan pencapaian 57 persen dari target tahunan 900.000 hingga 1 juta kunjungan hanya dalam enam bulan pertama, Trenggalek berada di jalur yang tepat untuk menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Indonesia.
Disparbud Trenggalek berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi wisata daerah sambil menjaga keamanan dan kenyamanan para pengunjung, dengan harapan dapat menarik lebih banyak wisatawan.






