Imbas KTA Ganda Milik Cawabup Syah, Mugianto: Partai Saja Dibohongi, Apalagi Rakyat

Senin, 28 Oktober 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat DPD Jawa Timur Mugianto saat dikonfirmasi awak media di DPRD Trenggalek.

Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat DPD Jawa Timur Mugianto saat dikonfirmasi awak media di DPRD Trenggalek.

RagamWarta.com – Isu perpindahan partai politik (parpol) yang melibatkan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Trenggalek 2024, Syah Muhammad Natanegara kembali menjadi sorotan publik.

Dua Partai Politik yang saling klaim status keanggotaan Syah Muhammad Natanegara adalah Partai Demokrat dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (BPOKK) Partai Demokrat DPD Jawa Timur Mugianto mengaku tidak begitu ambil pusing dengan fenomena ini.

“Bagi Demokrat itu tidak terlalu penting, yang jelas Syah dulu pernah menjadi anggota Demokrat disaat maju sebagai wakil bupati periode sebelumnya,” terang Mugianto saat dikonfirmasi di DPRD Trenggalek, Senin (28/10/2024).

Namun, ia menyindir bahwa perpindahan Syah dari Demokrat ke PKB bisa saja mencerminkan ketidakpastian arah politik yang berpotensi merugikan masyarakat Trenggalek.

“Partai politik aja di opas-apusi [dibohongi], apalagi rakyat yang memilih, bisa juga diapusi [dibohongi],” sindirnya.

Bahkan pihaknya juga menegaskan bahwa hingga Pilkada 2024, Syah belum membuat surat pengunduran sebagai anggota Partai Politik (Parpol) Demokrat. Dan diketahui, Syah masih pegang Kartu Tanda Anggota (KTA) Demokrat.

“Belum ada surat pengunduran diri, bagi kami tidak terlalu penting. Karena kontribusi di masyarakat juga tidak begitu nampak,” pungkas Mugianto.

Kebimbangan status keanggotaan partai politik yang menghinggapi Syah sekarang ini memunculkan stigma negatif. Padahal polemik ini bermula saat pihaknya mencalonkan diri jadi Cawabup di Pilkada 2020.

Pada saat itu, Muchammad Nur Arifin selaku Calon Bupati meminta Syah untuk mendampingi untuk menjadi wakilnya. Akan tetapi PKB saat itu telah mengusung paslon Alfan Rianto dan Zaenal Fanani.

Alhasil, Syah yang dulunya masih menjadi anggota DPRD Trenggalek dari fraksi PKB terpaksa keluar dan mencari parpol lain. Dan akhirnya Partai Demokrat lah yang mewadahi Syah dan mengusungnya jadi Calon Wakil Bupati Trenggalek.

Seiring berjalannya waktu, polemik ini muncul kembali saat Ketua DPC PKB Trenggalek Iman Sukri mengklaim bahwa Cawabup Syah merupakan kader partainya.

Padahal dalam Pilkada tahun 2024 ini, baik Partai Demokrat dan PKB sama-sama mengusung Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara menjadi Pasangan Calon Bupati dan Waki Bupati Trenggalek.

 

Berita Terkait

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru
Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek
Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD
Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh
Pemutakhiran Data Bansos Trenggalek Disoroti Gus Ipul, Integrasi Data ke BPS Jadi Kunci
Jadi Lebaran, THR ASN Trenggalek Ditarget Cair Sebelum Cuti Bersama
Begini Alasan Proyek Jalan Ngetal-Kampak Trenggalek Dilengkapi Drainase 1,4 Km

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 18:09 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Mulai Dibahas Pansus, Tekankan Outcome dan Ingatkan Pejabat Baru

Jumat, 3 April 2026 - 19:06 WIB

Dipilih Lewat Seleksi Terbuka, Ini Alasan Khoirul Ansori Didapuk Direktur PDAM Trenggalek

Kamis, 2 April 2026 - 19:03 WIB

Mas Ipin Tak Terapkan WFH di Trenggalek, Bila Tidak Ada Bukti Penghematan APBD

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:08 WIB

LKPJ Trenggalek 2025 Diserahkan, Wabup Akui Belum Puaskan Publik Meski PDRB Tumbuh

Berita Terbaru