Fishtival, Cara Pemkab Trenggalek Dorong Perekonomian Lokal melalui Konsumsi Ikan

Jumat, 1 November 2024 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs. Bupati Trenggalek tinjau proses memasak ikan dalam kegiatan Fishtival di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

Pjs. Bupati Trenggalek tinjau proses memasak ikan dalam kegiatan Fishtival di Pendopo Manggala Praja Nugraha.

RagamWarta.com – Fishtival, upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek untuk meningkatkan kesadaran mengkonsumsi ikan pada anak-anak, dan mendukung perekonomian lokal.

“Tingkatkan konsumsi ikan dan menjadikan langkah strategis mendorong sektor ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi perikanan,” ucap Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati, Kamis (31/10/2024).

Pjs Bupati Trenggalek juga menjelaskan bahwa selain Fishtival, juga ada program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Program ini diyakini bisa mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan hasil tangkapan maupun budidaya lokal.

“Kami ingin agar bahan baku ikan yang ada di Trenggalek lebih dioptimalkan, sehingga kita tidak perlu mengambil dari luar daerah. Ini penting untuk memutar perekonomian daerah dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama para nelayan dan pembudidaya ikan,” ujar Erma.

Dijelaskan Ermawati, strategi pemanfaatan ikan tangkap dan budidaya diterapkan sesuai karakteristik wilayah di Trenggalek.

Yang mana daerah pesisir seperti Kecamatan Watulimo, Munjungan, dan Panggul memiliki akses mudah terhadap ikan tangkap.

Sementara di daerah pegunungan seperti Kecamatan Pule maupun Bendungan, masyarakat lebih mengandalkan ikan budidaya, seperti lele dan patin.

Lebih lanjut, Erma yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan bahwa konsumsi ikan di Trenggalek terus meningkat.

“Sebenarnya sudah mengalami kenaikan, dari 31,6 kilogram per kapita pada 2021 hingga mencapai 41,21 kilogram per kapita pada 2023. Namun demikian perlu diperluas agar manfaat ekonominya lebih optimal,” tambahnya.

Dijelaskan Ermawati, kegiatan Fishtival juga melibatkan para ibu-ibu melalui pelatihan memasak untuk menciptakan menu ikan yang menarik dan bervariasi.

Pihaknya berharap dengan peningkatan konsumsi ikan yang didukung kreativitas penyajian, angka konsumsi ikan di Trenggalek akan terus meningkat dan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam penanganan masalah stunting.

“Dengan konsumsi ikan yang meningkat, kita tidak hanya memperbaiki kualitas gizi anak-anak, tetapi juga mendukung pengembangan ekonomi lokal melalui pemberdayaan sektor perikanan daerah,” harapnya.

 

Berita Terkait

Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan
GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025
SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak
Tumpas Knalpot Brong, Satlantas Trenggalek Suruh Kembalikan Motor ke Setelan Pabrik
LPS ke Trenggalek, Ingatkan UMKM Pentingnya Manajemen Keuangan dan Bahaya Investasi Ilegal
Truk untuk KDKMP Trenggalek Disalurkan, Berikut 14 Desa Penerimanya
Rapor SPPG Segera Diterapkan, Pemkab Trenggalek Siapkan Sistem Penilaian Kualitas MBG
MBG Menu Basah Diterapkan, Menu Kering dan Rapel Tak Lagi Diperbolehkan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:09 WIB

Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan

Selasa, 14 April 2026 - 17:03 WIB

GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025

Senin, 13 April 2026 - 17:05 WIB

SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak

Rabu, 8 April 2026 - 15:04 WIB

LPS ke Trenggalek, Ingatkan UMKM Pentingnya Manajemen Keuangan dan Bahaya Investasi Ilegal

Selasa, 7 April 2026 - 18:06 WIB

Truk untuk KDKMP Trenggalek Disalurkan, Berikut 14 Desa Penerimanya

Berita Terbaru