RagamWarta.com – Setelah banyak memakan korban, akhirnya sejumlah pohon yang berada di tepi jalan raya dipangkas. Pemangkasan dilakukan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Trenggalek bersama instansi terkait.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa upaya ini diharapkan mampu meminimalkan potensi bencana serta melindungi masyarakat dari insiden yang tidak diinginkan.
“Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko pohon tumbang akibat cuaca ekstrem, menjaga keselamatan pengguna jalan, serta mencegah gangguan lalu lintas akibat pohon tumbang,” jelas Triadi, Jumat (13/12/2024).
Pihaknya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, khususnya risiko pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Triadi juga menambahkan bahwa kegiatan ini menargetkan pohon-pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Tidak semua pohon yang kami pangkas habis, hanya beberapa pohon yang sekiranya sudah lebat atau sudah lapuk. Dengan begini, diharapkan risiko kecelakaan akibat pohon tumbang dapat diminimalisir,” jelasnya.
Pihaknya juga kembali mengingatkan semua orang agar terlibat atau ikut berkolaborasi dalam kegiatan seperti ini.
“Melalui kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak, perampingan pohon ini diharapkan dapat berjalan efektif dan efisien, sehingga mampu melindungi masyarakat dari bahaya yang ditimbulkan dari cuaca ekstrem,” ujarnya.
Terakhir, Triadi juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama pada pengendara saat hujan disertai angin kencang.
Pasalnya cuaca ekstrem di wilayah Trenggalek telah menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Ada tiga pengendara motor mengalami luka-luka, sementara satu pengendara meninggal dunia akibat tertimpa material pohon.
Perlu diketahui, TRC BPBD Trenggalek melakukan perampingan pohon diberbagai tempat. Seperti di Jalan Bendoagung-Timahan, Kecamatan Kampak. Dan Jalan Nasional Trenggalek-Panggul, tepatnya di Desa Kedungsigit, Kecamatan Karangan.






