Trenggalek Krisis Vaksin PMK, Penyebaran Meluas ke Tujuh Kecamatan, Gandusari Terbanyak

Senin, 6 Januari 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat petugas melakukan perawatan pada hewan ternak. (Doc. Zamz)

Saat petugas melakukan perawatan pada hewan ternak. (Doc. Zamz)

RagamWarta.com – Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Trenggalek kembali merebak di tahun 2024. Hingga penghujung tahun, tercatat sudah ada 79 ekor sapi yang terjangkit PMK.

Merujuk data yang dimiliki Dinas Peternakan, PMK di Trenggalek tersebar di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Gandusari, Tugu, Pogalan, Karangan, Dongko, Suruh, dan Trenggalek.

Dari tujuh Kecamatan tersebut, Gandusari menjadi wilayah di Trenggalek yang paling banyak ditemukan PMK, totalnya mencapai 29 ekor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian diperingkat kedua ada Kecamatan Tugu, dengan total ada 17 ekor sapi yang terjangkit PMK. Selanjutnya Kecamatan Pogalan 13 ekor, dan Kecamatan Karangan 10 ekor.

Untuk Kecamatan Dongko ditemukan 6 ekor, sedangkan Kecamatan Suruh dan Kecamatan Trenggalek masing-masing 2 ekor.

Bahkan dilaporkan sudah ada tiga ekor sapi yang mati akibat PMK. Satu di Kecamatan Karangan, dan dua di Kecamatan Karangan. Namun ada satu ekor sapi yang dipotong paksa karena sudah menunjukkan tanda-tanda terjangkit PMK.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Trenggalek, drh. Ririn Hari Setiani menghimbau agar para peternak menunda dulu transaksi sapi untuk sementara.

“Dari laporan petugas, ada beberapa sapi yang masih sakit namun dijual oleh pemiliknya. Kondisi ini membuat penyebaran virus semakin cepat, terutama melalui lalulintas penjualan ternak,” ungkap Ririn.

Menanggapi banyaknya penyebaran PMK di Trenggalek, Ririn menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan sembilan tim vaksinator ke seluruh wilayah Trenggalek guna melakukan vaksinasi pada hewan ternak.

“Namun hingga bulan Desember kemarin, kami kehabisan stok vaksin. Semoga ada tambahan vaksin dari kementerian di tahun 2025 ini,” harapnya.

Ririn juga mengingatkan bahwa penyebaran virus tidak hanya terjadi melalui hewan, tetapi juga manusia dan kendaraan yang terkontaminasi. Oleh karena itu, pencegahan melalui sanitasi yang baik sangat penting.

Bahkan walaupun ada hewan ternak yang dinyatakan sembuh PMK, tetap saja tidak bisa menyamai kwalitas dari pada yang belum pernah terjangkit PMK.

“Sapi yang pernah terkena PMK biasanya sulit untuk hamil atau yang sapi perah produksi susunya biasanya menurun,” jelas Ririn.

Terakhir, Ririn juga menerangkan bahwa keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada ketelatenan peternak. Pasalnya obat harus diberikan secara rutin saat masa pengobatan.

“Obat harus diberikan berulang kali. Kalau terus dirawat, kemungkinan sembuh sangat besar,” pungkas drh. Ririn Hari Setiani.

Perlu diketahui, gejala umum sapi yang terinfeksi PMK  meliputi luka pada mulut dan kuku, demam tinggi, serta penurunan nafsu makan.

Dinas Peternakan Trenggalek mengidentifikasi beberapa faktor penyebab penyebaran PMK, antara lain, cuaca yang tidak menentu, kurangnya kebersihan ternak maupun kandang, dan terakhir lalu lintas ternak yang tidak terkendali.

 

Berita Terkait

SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan
Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur
Penjemputan Jemaah Haji Trenggalek Diatur, Koper Diambil Terpisah di GOR
Permintaan Maaf Askab PSSI Trenggalek Diterima, Wali Pemain Berharap Kesalahan Tak Terulang
SSB Prigi Shrimp Army Kaget Data Pemain Berubah, Askab Trenggalek Akui Kesalahan
Kabar Stadion Menak Sopal Tak Bisa Dipakai Piala Suratin Berujung RDP
Mitra MBG Trenggalek Geruduk Kantor Dewan, Minta Program Terus Berlanjut
Novita Hardini Buru Talenta Futsal Trenggalek, Harap Tembus Kompetisi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:09 WIB

SIAP PSSI Trenggalek Belum Dikuasai Mayoritas Klub, Askab Siapkan Pelatihan

Senin, 29 Juni 2026 - 16:09 WIB

Sambut 449 Jamaah Haji Trenggalek, Sekda: Semoga Jadi Haji Mabrur

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:13 WIB

Permintaan Maaf Askab PSSI Trenggalek Diterima, Wali Pemain Berharap Kesalahan Tak Terulang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:01 WIB

SSB Prigi Shrimp Army Kaget Data Pemain Berubah, Askab Trenggalek Akui Kesalahan

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:15 WIB

Kabar Stadion Menak Sopal Tak Bisa Dipakai Piala Suratin Berujung RDP

Berita Terbaru

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tunjuk Triadi Admono jadi Pj. Sekda Trenggalek gantikan Edy Soepriyanto.

Birokrasi

Bupati Tunjuk Triadi Admono Jadi Pj. Sekda Trenggalek

Selasa, 30 Jun 2026 - 19:05 WIB