DPRD Trenggalek Sahkan Perubahan APBD 2025, Targetkan Percepatan Infrastruktur

Kamis, 7 Agustus 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Disaksikan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi tandatangani nota pengesahan APBD Perubahan tahun 2025.

Disaksikan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi tandatangani nota pengesahan APBD Perubahan tahun 2025.

RagamWarta.com – DPRD Trenggalek mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Dijelaskan Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi, bahwa pengesahan Ranperda ini merupakan hasil pembahasan panjang antara legislatif dan eksekutif, mulai dari tingkat fraksi, komisi, hingga Badan Anggaran DPRD.

“Akhirnya kita bisa memparipurnakan APBD Perubahan. Ada dua agenda utama dalam Paripurna kali ini, pertama penetapan APBD Perubahan 2025 dan menyampaikan kebijakan umum anggaran untuk tahun 2026,” jelas Doding.

Dalam struktur APBD Perubahan 2025, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1,933 triliun. Sementara belanja daerah mencapai Rp2,019 triliun. Eksekutif dan Legislatif sepakati skema penutupan defisit melalui berbagai sumber dan pinjaman daerah.

“Kita ada pengurangan pendapatan sekitar Rp36 miliar, tetapi PAD meningkat dan ada efisiensi belanja hingga Rp65 miliar. Ini bisa menutup kekurangan yang ada,” imbuh politisi dari PDI Perjuangan tersebut.

Doding juga mengungkapkan, DPRD menyetujui pinjaman sebesar Rp56 miliar yang akan dialokasikan untuk percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan.

“Pinjaman ini belum masuk, tapi sudah final dalam Perda. Nantinya akan dievaluasi oleh Gubernur dan segera diundangkan,” kata Doding usai rapat paripurna, Kamis (7/8/2025).

DPRD berharap evaluasi dari Gubernur Jawa Timur bisa dilakukan secepatnya agar pelaksanaan program-program strategis di perubahan anggaran bisa dimulai paling lambat pada Oktober atau November mendatang.

Sementara itu, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membenarkan persetujuan tersebut. Ia menyatakan bahwa proses selanjutnya adalah konsultasi dengan Gubernur Jawa Timur.

“Ya, sudah didok oleh DPRD tadi. Kita tunggu koreksi dari Gubernur supaya bisa segera dijalankan, karena banyak program infrastruktur yang ditunggu masyarakat,” pungkasnya. (ADV)

 

Berita Terkait

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin
Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos
Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah
Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi
Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati
Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Trenggalek Segera Dibahas Pansus 3
Jadwal DPRD Trenggalek di Bulan Puasa Terbatas, Banmus Hanya Akan Fokus Ranperda dan LKPJ
Agenda DPRD Trenggalek di Bulan Ramadan Fokus Bahas Raperda

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 17:05 WIB

Rotasi Kepala Dinas Trenggalek, Ini Daftar Pejabat yang Digeser Mas Ipin

Senin, 30 Maret 2026 - 15:01 WIB

Gertak Trenggalek Dipuji Kemensos, Dinilai Efektif Dukung Pemutakhiran Data Bansos

Senin, 9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Jumlah Murid SD Menurun, DPRD Trenggalek Buka Wacana Penggabungan Sekolah

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:05 WIB

Penyusunan Perda Trenggalek Jadi Sorotan DPRD, Dinilai Perlu Sinkronasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:06 WIB

Masih Tertahan di Tanah Suci, Ketua DPRD Trenggalek Ajak Warga Doakan Bupati

Berita Terbaru