Kemenkop Instruksikan KSPPS Madani Cairkan Tabungan di Bawah Rp 100 Juta

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Suasana rapat antara Komisi II DPRD Trenggalek dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

RagamWarta.com – Komisi II DPRD Trenggalek melakukan konsultasi ke Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkop) untuk mengurai polemik tabungan macet di Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Madani, Kecamatan Watulimo.

Hasilnya, Kemenkop menginstruksikan koperasi tersebut mencairkan tabungan anggota di bawah Rp 100 juta paling lambat akhir tahun 2025.

Langkah konsultasi ke Kemenkop dilakukan setelah serangkaian rapat dengar pendapat (hearing) di daerah tak juga menemukan solusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto mengatakan bahwa konsultasi ke kementerian merupakan tindak lanjut atas aspirasi dan keluhan para anggota koperasi yang hingga kini belum menerima dana simpanannya.

“Alhamdulillah, kami konsultasi ke Kementerian Koperasi berdasarkan hasil beberapa kali hearing anggota KSPPS Madani. Komisi II secara tidak langsung memiliki tanggung jawab moral atas penyelesaian kasus KSPPS Madani,” kata Mugianto, Rabu (8/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa status KSPPS Madani merupakan koperasi skala nasional sehingga pengawasan dan penegakan aturan berada di tangan Kemenkop.

Dalam rapat tersebut, Komisi II DPRD Trenggalek bersama pejabat Kemenkop melakukan klarifikasi langsung kepada pengurus dan pengawas koperasi.

“Mereka kami interogasi panjang lebar, sampai pada persoalan siapa sebenarnya yang diberi kewenangan melakukan pinjaman berulang kepada anggota. Termasuk pengurus dan pengawas yang tidak menyelesaikan tanggungannya,” jelasnya.

Dari hasil pembahasan, terungkap bahwa manajemen KSPPS Madani tidak menjalankan prosedur operasional standar (SOP) secara profesional. Pengurus dan pengawas koperasi pun mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan.

Atas dasar itu, disepakati bahwa KSPPS Madani wajib menyelesaikan pengembalian simpanan anggota di bawah Rp 100 juta paling lambat Desember 2025.

“Ada surat pernyataan bermaterai yang disaksikan langsung Kemenkop. Mereka harus menjual aset, mencairkan dana cadangan, dan menarik piutang dari pengurus,” ungkap Mugianto.

Komisi II DPRD Trenggalek akan berperan sebagai pengawas dalam proses tindak lanjut hasil kesepakatan tersebut.

“Kami berharap kesepakatan ini menjadi titik terang agar kepercayaan anggota bisa pulih, dan koperasi kembali berjalan sesuai prinsip syariah dan tata kelola yang baik,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Gelar Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru