Puluhan Tahun Tanpa Air Bersih, Warga Krajan Prambon Trenggalek Harap Perhatian Pemerintah

Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Tugu Trenggalek menimba air untuk dimasukkan kedalam botol sebagai sampling air tercemar.

Warga Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Tugu Trenggalek menimba air untuk dimasukkan kedalam botol sebagai sampling air tercemar.

RagamWarta.com – Puluhan tahun warga Dusun Krajan, Desa Prambon, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, hidup tanpa akses air bersih.

Air sumur mereka berwarna kuning keruh, berminyak, dan berbau seperti logam karat. Kondisi ini telah berlangsung selama enam dekade dan belum juga mendapat solusi permanen dari pemerintah.

Amin, warga RT 16 RW 03 Dusun Krajan mengaku terpaksa tetap menggunakan air sumur tercemar itu untuk keperluan sehari-hari karena tidak memiliki sumber air bersih lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau musim kemarau, semua sumur kering. Jadi mau tidak mau kami tetap pakai air ini untuk mandi dan mencuci. Untuk minum, biasanya kami endapkan dulu sehari baru dimasak,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Kondisi serupa dialami puluhan kepala keluarga di empat RT, mulai RT 16 hingga RT 19. Pencemaran terparah terjadi di RT 16, dengan lebih dari 30 keluarga bergantung pada sumur dangkal sedalam 8 hingga 12 meter.

Air dari sumur di sekitar sini berwarna kuning dan mengeluarkan bau besi yang menyengat.

Diduga, pencemaran air tanah di wilayah itu disebabkan oleh aliran sungai yang mengaliri area persawahan di sekitar permukiman.

Kandungan logam dan endapan lumpur dari aliran sungai diduga meresap ke tanah dan mencemari sumber air bawah tanah warga.

Sementara Kepala Dusun Krajan, Supriyanto mengatakan bahwa pemerintah desa telah mengambil langkah darurat dengan meminta bantuan air bersih dari BPBD Trenggalek.

“Untuk jangka pendek, kami sudah minta pasokan air bersih secara berkala dari BPBD Trenggalek,” jelasnya.

Meski demikian, Supriyanto menegaskan bahwa bantuan tersebut belum menyelesaikan akar persoalan. Warga membutuhkan sumber air yang lebih permanen agar tidak terus bergantung pada bantuan tangki.

“Kami sudah usulkan bantuan pembuatan sumur dalam agar warga bisa mendapatkan air yang lebih layak. Harapannya pemerintah kabupaten bisa menindaklanjuti secepatnya,” imbuhnya.

Selama lebih dari 60 tahun, warga Dusun Krajan hidup dalam keterbatasan akses air bersih. Kondisi ini menjadi potret nyata ketimpangan pembangunan antara wilayah pedesaan dan perkotaan di Trenggalek.

Sementara daerah perkotaan telah menikmati air bersih dari PDAM, warga di pelosok masih harus bergulat dengan air keruh yang tak layak konsumsi.

Warga berharap, pemerintah daerah bisa menaruh perhatian lebih pada wilayah-wilayah terpencil agar kebutuhan dasar seperti air bersih dapat terpenuhi.

“Air bersih ini kebutuhan pokok, bukan kemewahan. Kami cuma ingin bisa hidup sehat tanpa harus takut airnya berbahaya,” kata Amin.

 

Berita Terkait

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat
Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel
Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok
Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta
Hasil Pemeriksaan Makanan MBG SPPG Karangan Terungkap, Bacillus Cereus Ditemukan
Lapak UMKM FJTT 2026 Dibobol, 2 Stan Jadi Sasaran
Patroli Gentong Polres Trenggalek Bergerak Bantu Warga Hadapi Kemarau Panjang

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kecelakaan Renang di Trenggalek, Siswi Kelas IV SD Jadi Korban

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Satpol PP Trenggalek Bertindak Tegas, Gerai Miras Sari Jaya Akhirnya Disegel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Geruduk Gerai Miras, Ansor-Banser Trenggalek Beri Tenggat 2×24 Jam untuk Pengangkutan Stok

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua Kebakaran Terjadi di Tasikmadu Trenggalek dalam Sehari, Kerugian Capai Rp15 Juta

Berita Terbaru