RagamWarta.com – Ibu hamil di Trenggalek ngidam naik mobil polisi menjadi kisah unik yang belakangan ini terjadi menarik perhatian publik sekaligus viral.
Berawal dari pesan pribadi melalui media sosial, jajaran Satlantas Polres Trenggalek menunjukkan respon cepat dan empati dengan mewujudkan keinginan sederhana warga tersebut.
Bagi sebagian masyarakat, tugas utama Polri, khususnya jajaran Satlantas kerap dipahami sebatas patroli dan pengaturan lalu lintas. Namun di balik itu, terdapat sisi humanis yang jarang tersorot, seperti yang terjadi di Trenggalek kali ini.
Peristiwa ini bermula saat akun Instagram resmi Polres Trenggalek menerima direct message dari seorang warga Sosutan, Kelurahan Ngantru, Trenggalek. Wanita yang diketahui tengah hamil tersebut menuliskan pesan singkat,
“Assalamualaikum pak, saya nyidam pngen naik mobil polisi ap bolh pak,” disertai emotikon tangan memohon.
Mendapat pesan tersebut, admin media sosial Polres Trenggalek langsung meneruskan kepada jajaran Satlantas untuk ditindaklanjuti. Tak menunggu lama, sejumlah personel bergerak mencari keberadaan ibu hamil tersebut.
Petugas sempat berkeliling di sekitar lokasi, namun belum berhasil menemukannya. Setelah dilakukan komunikasi lanjutan, akhirnya disepakati untuk bertemu di Mapolres Trenggalek.
Setibanya di sana, petugas langsung mengajak ibu tersebut berkeliling Kota Trenggalek menggunakan kendaraan patroli polisi.
Kasatlantas AKP Sony Suhartanto menuturkan bahwa apa yang dilakukan anggotanya merupakan bentuk nyata kepedulian dan empati terhadap masyarakat.
“Tentunya respon cepat dari anggota di lapangan patut diapresiasi,” ujarnya, Senin (22/12/2025).
Ia menambahkan, meskipun terlihat sederhana, tindakan tersebut mampu menghadirkan kebahagiaan bagi warga. Menurutnya, hal ini mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus kecepatan dalam merespons laporan maupun aduan.
“Nah, hal sama saya harapkan juga bisa diimplementasikan dalam kegiatan dan tugas-tugas yang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, ibu hamil tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan keinginannya untuk naik mobil polisi.
Ia hanya merasakan dorongan kuat secara tiba-tiba, sehingga memberanikan diri menghubungi petugas melalui akun Instagram resmi Polres Trenggalek.
“Mungkin anaknya nanti kalau sudah besar ingin jadi polisi,” ujarnya sambil tersenyum.






