RagamWarta.com – Satlantas Polres Trenggalek ingatkan tertib pajak kendaraan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada para pengguna jalan.
Kegiatan tersebut digelar bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur dalam operasi gabungan di wilayah Kabupaten Trenggalek, Selasa (20/1/2026).
Kasatlantas AKP Sony Suhartanto mengatakan bahwa kegiatan ini menyasar langsung pengendara roda dua maupun roda empat.
Sosialisasi dilakukan di simpang empat Nirwana Trenggalek sebagai salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.
“Satlantas Polres Trenggalek bersama Bapenda Jatim menggelar edukasi dan sosialisasi patuh pajak kendaraan motor kepada para pengendara. Tepatnya di simpang empat Nirwana Trenggalek,” kata AKP Sony Suhartanto.
Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Trenggalek menerjunkan sedikitnya satu regu personel yang dipimpin langsung oleh Kaurbinops Satlantas Iptu Maswinarno.
Operasi gabungan ini juga melibatkan petugas dari Bapenda Jawa Timur, Dinas Perhubungan, serta Jasa Raharja Kabupaten Trenggalek.
AKP Sony menjelaskan, kegiatan di lapangan dilakukan dalam bentuk razia stasioner dengan pemeriksaan kelengkapan berkendara. Pemeriksaan meliputi surat-surat kendaraan, termasuk status pajak kendaraan bermotor.
“Kegiatan yang dilakukan adalah berupa razia stationer, pemeriksaan kelengkapan berkendara, termasuk di antaranya adalah surat-surat dan pajak kendaraan,” imbuhnya.
Bagi pengendara yang diketahui pajak kendaraannya telah jatuh tempo, petugas dari Bapenda memberikan edukasi serta imbauan mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu.
Selain itu, masyarakat juga diberikan penjelasan terkait mekanisme pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Trenggalek ingatkan tertib pajak kendaraan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Trenggalek, dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor.
Dalam sosialisasi tersebut turut disampaikan bahwa hasil penerimaan pajak kendaraan memiliki peran penting bagi pembangunan daerah.
Dana pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dirasakan manfaatnya melalui pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
Selain edukasi pajak, petugas gabungan juga menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas, mulai dari kewajiban menggunakan helm dan sabuk pengaman, memastikan kendaraan sesuai spesifikasi standar, hingga kepatuhan terhadap rambu, marka jalan, dan lampu lalu lintas.
“Dengan sosialisasi ini diharapkan masyarakat bisa lebih tertib. Tidak hanya berlalu lintas tetapi juga patuh bayar pajak sehingga pendapatan negara juga bisa meningkat,” pungkasnya.






