Angin Kencang di Trenggalek Rusak 40 Rumah Warga

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRC BPBD Trenggalek pungut atap rumah warga yang terbang tertiup angin kencang.

TRC BPBD Trenggalek pungut atap rumah warga yang terbang tertiup angin kencang.

RagamWarta.com – Angin kencang di Trenggalek menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 40 rumah warga di Kecamatan Bendungan, Sabtu (24/1/2026).

Bencana cuaca ekstrem kali ini terjadi sejak pagi hari dan juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan angin kencang melanda empat wilayah kecamatan, yakni Bendungan, Durenan, Gandusari, dan Tugu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pendataan sementara, kerusakan terparah terjadi di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, terdapat sekitar 40 rumah warga yang mengalami kerusakan, mayoritas pada bagian atap akibat terpaan angin kencang,” ujar Triadi Admono.

Ia menjelaskan, angin kencang terjadi secara tiba-tiba dan disertai dengan tumbangnya sejumlah pohon di beberapa titik. Kondisi tersebut tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga sempat mengganggu akses jalan dan aktivitas masyarakat.

Selain kerusakan rumah, BPBD Trenggalek juga mencatat adanya insiden pohon tumbang di Kecamatan Durenan, Gandusari, dan Tugu.

Di Kecamatan Durenan, satu orang pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami sesak napas akibat benturan dan harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setempat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Trenggalek menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat untuk melakukan pembersihan pohon tumbang serta pendataan dampak kerusakan.

Triadi Admono mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat angin kencang, karena potensi kerusakan rumah dan pohon tumbang masih bisa terjadi,” katanya.

Berita Terkait

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan
Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani
Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan
Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi
Bantuan Sosial Kemensos Trenggalek Rp191 Juta Disalurkan ke 68 Warga, Ini Syarat Penerimanya
Pegawai DPMD Trenggalek Ditemukan Meninggal di Mushola, di Duga Serangan Jantung
Vonis Masduki Bertambah, Total Hukuman Jadi 11 Tahun Penjara

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:07 WIB

Cemburu Buta, Pria di Trenggalek Tikam Perawat Usai Bahas Dugaan Perselingkuhan

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Suami Istri Curi Motor, Kapolres Trenggalek: Beraksi di Area Persawahan Korbannya Petani

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:02 WIB

Penemuan Bayi di Desa Banaran, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 19:07 WIB

Lahan di Desa Gayam Panggul Kebakaran, Puntung Rokok yang Disalahkan

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:04 WIB

Perampas Kalung di Trenggalek Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terbaru