RagamWarta.com – Angin kencang di Trenggalek menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 40 rumah warga di Kecamatan Bendungan, Sabtu (24/1/2026).
Bencana cuaca ekstrem kali ini terjadi sejak pagi hari dan juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa kecamatan.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan angin kencang melanda empat wilayah kecamatan, yakni Bendungan, Durenan, Gandusari, dan Tugu.
Dari hasil pendataan sementara, kerusakan terparah terjadi di Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, terdapat sekitar 40 rumah warga yang mengalami kerusakan, mayoritas pada bagian atap akibat terpaan angin kencang,” ujar Triadi Admono.
Ia menjelaskan, angin kencang terjadi secara tiba-tiba dan disertai dengan tumbangnya sejumlah pohon di beberapa titik. Kondisi tersebut tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga sempat mengganggu akses jalan dan aktivitas masyarakat.
Selain kerusakan rumah, BPBD Trenggalek juga mencatat adanya insiden pohon tumbang di Kecamatan Durenan, Gandusari, dan Tugu.
Di Kecamatan Durenan, satu orang pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami sesak napas akibat benturan dan harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan setempat.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Trenggalek menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor bersama unsur TNI, Polri, dan masyarakat untuk melakukan pembersihan pohon tumbang serta pendataan dampak kerusakan.
Triadi Admono mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat angin kencang, karena potensi kerusakan rumah dan pohon tumbang masih bisa terjadi,” katanya.






