RagamWarta.com – Program Makanan Bergizi Gratis atau disingkat MBG di Trenggalek dipastikan tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan 2026.
Pemerintah telah melakukan penyesuaian skema penyaluran, terutama pada jenis menu, agar tetap bisa dimanfaatkan oleh penerima manfaat saat berbuka puasa.
Selama Ramadhan, makanan MBG akan dibagikan pada jam penyaluran seperti biasa, namun dalam bentuk menu kering. Skema ini dipilih agar makanan tetap layak dikonsumsi meski tidak langsung dimakan saat siang hari.
Wakil Ketua Satuan Tugas MBG Trenggalek Saeroni menegaskan bahwa program Makanan Bergizi Gratis tetap berjalan selama bulan puasa dengan penyesuaian menu.
“Saat puasa Ramadhan ini MBG tetap ada. Bentuknya menu kering, sehingga bisa dibagikan pagi hari dan dimanfaatkan saat berbuka puasa,” jelas Saeroni usai ikuti kegiatan Musrenbang Kecamatan, Kamis (5/2/2026).
Saeroni juga menambahkan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Trenggalek wajib menyediakan menu khusus Ramadhan.
“Iya, seluruh SPPG nanti akan menyediakan menu Ramadhan,” tambah Saeroni.
Terkait sasaran penerima manfaat, pria yang menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Trenggalek ini juga menyebutkan bahwa hingga kini data lansia belum diperbarui secara khusus.
“Untuk sasaran, lansia sebenarnya masuk karena usia di atas 60 tahun sudah terdata. Namun, untuk saat ini kami belum mendapat pembaruan data khusus lansia,” ungkapnya.
Pejabat yang kini juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek ini menjelaskan tentang sasaran prioritas yang masih berjalan meliputi ibu hamil, anak sekolah, ibu menyusui, serta balita.
“Meskipun data lansia belum ter-update, sementara ini yang masih berjalan adalah sasaran ibu hamil, anak, ibu menyusui, dan balita,” jelasnya.
Di Kabupaten Trenggalek tercatat ada 53 SPPG. Angka tersebut masih berada di bawah target evaluasi daerah yang ditetapkan sebanyak 80 SPPG. Sebelumnya, sekitar 62 unit sempat tercatat mendaftar sebagai calon dapur MBG.
Dalam pelaksanaannya, kapasitas produksi setiap SPPG masih mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku. Satu dapur diperbolehkan menyalurkan hingga 3.000 porsi per hari, meningkat dari ketentuan sebelumnya yang sempat berada di angka 2.500 porsi.
Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Trenggalek saat ini mencapai sekitar 174 ribu orang, yang terdiri dari peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.






