RagamWarta.com – Penyusunan Perda Trenggalek menjadi sorotan. Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Trenggalek menilai mekanisme penyusunan program regulasi daerah selama ini masih perlu disinkronkan dengan pemerintah daerah agar lebih sistematis dan efektif.
Ketua Pansus I DPRD Trenggalek, Samsul Anam mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan membangun kesamaan pandangan antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam merencanakan pembentukan Peraturan Daerah setiap tahunnya.
Menurutnya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas dalam forum tersebut merupakan bagian dari inisiatif DPRD sekaligus upaya menyelaraskan program regulasi dengan kebutuhan pemerintah daerah.
“Jadi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ini merupakan inisiasi dari DPRD. Sekaligus untuk mensinergikan bersama Pemkab atas program yang memiliki payung hukum,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Dalam proses pembahasan, Pansus I mencatat beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama terkait mekanisme atau tata cara penyusunan program Perda agar dapat dirancang secara lebih sistematis.
Samsul menilai selama ini perhatian pemerintah daerah lebih banyak tertuju pada penentuan judul regulasi, sementara aspek teknis penyusunan program pembentukan Perda belum dimaksimalkan.
“Selama ini eksekutif selalu fokus pada judul, tapi tata cara penyusunan belum dioptimalkan,” ungkap politisi senior dari Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.
Meski terdapat sejumlah catatan, ia memastikan hubungan kerja antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam pembentukan Perda tetap berjalan baik. Kedua pihak dinilai aktif berkomunikasi serta saling melengkapi dalam setiap tahapan pembahasan regulasi.
“Kita hanya ingin mensinkronkan frame saja agar produk hukum yang dihasilkan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat Trenggalek,” jelasnya.
Pansus I DPRD Trenggalek berencana melanjutkan pembahasan dengan memperkuat efektivitas perencanaan program Perda.
Dengan langkah tersebut, diharapkan regulasi yang dihasilkan dapat lebih tepat sasaran sekaligus memberikan landasan hukum yang kuat bagi kebijakan daerah.
“Semoga saja semua berjalan dengan lancar,” pungkas mantan Ketua DPRD Trenggalek itu.






