RagamWarta.com – Jemaah haji Trenggalek dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 18 Mei 2026. Saat ini tahapan persiapan keberangkatan sudah memasuki tahap akhir, dengan sebagian perlengkapan jemaah telah diterima.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek, Subkan Hamzah mengatakan para jemaah saat ini tinggal menunggu waktu pemberangkatan serta distribusi perlengkapan yang masih dalam proses.
“Tahapan haji kita tinggal menunggu waktu pemberangkatan. Trenggalek berangkat tanggal 18 Mei dan perlengkapan tinggal menunggu koper. Buku manasiknya sudah datang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, koper jemaah memang diperkirakan datang lebih akhir karena jemaah haji Trenggalek masuk dalam kloter keberangkatan terakhir.
Selain koper, beberapa perlengkapan lain seperti pakaian yang disalurkan melalui pihak perbankan juga masih menunggu distribusi.
“Kita menunggu koper, semoga segera datang. Karena kita berada di kloter akhir, tentu distribusinya juga agak akhir,” jelasnya.
Sebelum keberangkatan, para jemaah haji Trenggalek juga masih akan mengikuti satu agenda manasik terakhir. Kegiatan manasik kubro tersebut rencananya digelar pada 26 Maret 2026.
“Setelah hari raya nanti masih ada satu kali manasik kubro yang rencananya dilaksanakan tanggal 26 Maret,” tambah Subkan.
Total 449 Jemaah Haji Trenggalek Termasuk Petugas
Subkan menyebutkan, total jemaah haji Trenggalek yang tercatat hingga saat ini mencapai 449 orang. Jumlah itu sudah termasuk jemaah, pembimbing, serta petugas kloter yang akan mendampingi selama perjalanan ibadah haji.
Petugas kloter terdiri dari empat orang, yakni satu pembimbing ibadah, satu ketua kloter, satu dokter, dan satu tenaga medis.
Selain itu terdapat dua orang dari Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) serta dua pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji.
“Totalnya sampai saat ini 449 orang. Itu sudah termasuk jemaah, pembimbing dan petugas kloter,” terangnya.
Di sisi lain, terdapat pula empat jemaah yang saat ini berstatus cadangan. Mereka masih menunggu kemungkinan adanya jemaah yang batal berangkat sehingga dapat mengisi kuota yang tersedia.
Dengan persiapan yang terus berjalan, kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek berharap seluruh jemaah haji dapat berangkat sesuai jadwal dan menjalankan ibadah dengan lancar.






