RagamWarta.com – Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Munjungan menyebabkan pagar dan plengsengan Balai Desa Sobo, Kabupaten Trenggalek, longsor.
Kerusakan terjadi pada bagian bangunan dengan tinggi sekitar 4 meter dan panjang 10 meter.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, tetapi warga diminta berhati-hati karena hujan masih berpotensi memicu longsor susulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang mengguyur Desa Sobo selama beberapa jam.
“Hujan mulai mengguyur wilayah Desa Sobo sekitar pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB. Sekitar pukul 23.00 WIB, pagar dan plengsengan Balai Desa Sobo mengalami longsor dengan ketinggian sekitar 4 meter dan panjang mencapai 10 meter,” jelas Triadi.
Pagar dan Plengsengan Balai Desa Sobo Rusak
Lokasi kejadian berada di RT 12 RW 03, Dusun Ngeledok, Desa Sobo, Kecamatan Munjungan. Longsornya bagian pagar dan plengsengan tersebut menjadi kerusakan utama yang tercatat dalam kejadian ini.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan di lingkungan balai desa tetap perlu mendapat perhatian.
Terlebih, kondisi tanah di sekitar plengsengan perlu dipastikan aman untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi pergerakan tanah kembali.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas langsung mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi di lapangan sekaligus mendata kerusakan.
Penanganan awal ini melibatkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD wilayah Kecamatan Munjungan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Sobo.
Petugas gabungan melakukan pengecekan sebagai langkah awal penanganan bencana. Selain mendata dampak kerusakan, mereka juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi longsor susulan selama cuaca masih berpotensi hujan.
Warga Diminta Waspada Longsor Susulan
Triadi menyampaikan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang masih memungkinkan terjadinya hujan.
Warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar lokasi longsor diminta memperhatikan kondisi lingkungan dan menghindari area yang berpotensi membahayakan.
“Warga diimbau tetap waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan, mengingat kondisi cuaca masih hujan,” ujarnya.
Kewaspadaan terutama diperlukan di sekitar pagar dan plengsengan yang mengalami kerusakan. Warga sebaiknya tidak mendekati bagian bangunan yang terdampak sebelum kondisinya dipastikan aman.
Selain itu, masyarakat perlu memperhatikan perubahan kondisi tanah di lingkungan sekitar.
Apabila ditemukan retakan baru atau tanda-tanda pergerakan tanah, informasi tersebut perlu segera disampaikan kepada perangkat desa maupun petugas terkait agar dapat ditindaklanjuti.
BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah desa turut mengingatkan pentingnya mengantisipasi dampak cuaca terhadap wilayah yang memiliki kondisi tanah atau plengsengan rawan longsor.
Langkah kewaspadaan diperlukan agar kejadian serupa tidak menimbulkan dampak yang lebih besar.
Dalam kejadian di Balai Desa Sobo tersebut, kerugian material yang tercatat berupa kerusakan pagar dan plengsengan.
Sementara itu, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Pendataan kerusakan telah dilakukan petugas sebagai bagian dari penanganan awal bencana di Kecamatan Munjungan.
Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati apabila hujan kembali turun dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kondisi lingkungan, khususnya di sekitar lokasi longsor, perlu terus diperhatikan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.






