Pelanggaran Odol Meningkat, Satlantas Polres Trenggalek Edukasi Sopir Truk di Sukorejo

Rabu, 9 Juli 2025 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto edukasi langsung para sopir angkutan tambang di Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto edukasi langsung para sopir angkutan tambang di Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu.

RagamWarta.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Trenggalek terus menggencarkan kegiatan edukasi dan sosialisasi di berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu pendekatan terbaru dilakukan secara langsung dengan menyapa kelompok rentan yang kerap bersinggungan dengan aktivitas jalan raya, seperti para sopir angkutan tambang.

Kegiatan yang dikemas dalam program Polantas Menyapa ini digelar di Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Rabu (9/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini menandai komitmen jajaran kepolisian untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan yang lebih humanis dan komunikatif.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Sony Suhartanto mengatakan bahwa para sopir angkutan barang sengaja menjadi sasaran edukasi lantaran tingginya tingkat mobilitas mereka di jalan raya.

“Hari ini kami menyapa langsung para sopir truk pengangkut material tambang, karena kelompok ini cukup rawan terlibat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Sony.

Berdasarkan data analisa dan evaluasi tahun 2024, tercatat sedikitnya 47 kasus kecelakaan serta 209 pelanggaran yang melibatkan kendaraan angkutan barang.

Angka tersebut bertambah pada pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2025 yang menunjukkan lonjakan pelanggaran dari 4 menjadi 17 kasus dalam kurun 14 hari pelaksanaan.

“Beberapa materi yang kami sampaikan diantaranya adalah pentingnya kepatuhan terhadap aturan berkendara, khususnya soal pelanggaran Over Dimension Over Load atau Odol,” tambahnya.

Pelanggaran Odol diketahui memiliki dampak serius, mulai dari risiko kecelakaan, kerusakan infrastruktur jalan, hingga kerugian ekonomi akibat boros bahan bakar dan menurunnya usia kendaraan. Pelanggaran ini juga berpotensi dikenai sanksi denda maupun pidana.

Melalui kegiatan edukatif ini, pihak kepolisian berharap terbangun kesadaran kolektif di kalangan pengemudi untuk lebih memprioritaskan keselamatan dalam berkendara.

“Sebentar lagi kita akan gelar Operasi Patuh Semeru 2025 mulai 14 sampai 27 Juli. Kami mengimbau masyarakat, khususnya para sopir, untuk selalu menaati aturan lalu lintas,” pungkas AKP Sony.

 

Berita Terkait

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli
Bupati Trenggalek dan Istri Pakai Baju Adat Suku Asmat saat Pengibaran Bendera
Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare
Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang
Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG
HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya
Filial Bulog KP Karangsoko Diresmikan Emil Dardak, Siap Perkuat Cadangan Pangan
Dispora Trenggalek Sambangi Juara Internasional MCGG, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Hasil Uji Lab MBG Trenggalek Temukan Bakteri Bacillus Cereus dan E. Coli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Korban Diduga Keracunan MBG Trenggalek Jalani Perawatan, Alami Dehidrasi Hingga Diare

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Dugaan Keracunan MBG Trenggalek Berdampak pada 549 Orang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Imbas Dugaan Keracunan, SPPG Tamanan Hentikan Sementara Penyaluran MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WIB

HP Anggota Polres Trenggalek Diperiksa Mendadak, Judol dan Pinjol Sasarannya

Berita Terbaru