Dikunjungi DPRD Jatim, Gus Ipin Curhat Sulitnya Pelihara Infrastruktur di Trenggalek

Jumat, 18 Juli 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin jamu Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur di Pantai Mutiara. (Prokopim TGX)

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin jamu Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur di Pantai Mutiara. (Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin terima kunjungan kerja Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur di Pantai Mutiara, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Rabu (16/7/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung dengan latar keindahan pantai selatan itu, Bupati yang akrab disapa Gus Ipin menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari kebutuhan jangka pendek hingga perencanaan jangka panjang.

Salah satu perhatian utama adalah penanganan bencana di Trenggalek. Gus Ipin menegaskan bahwa daerahnya memiliki risiko bencana tinggi, seperti banjir dan tanah longsor. Dan itu semua membutuhkan anggaran besar untuk pemulihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebetulnya tidak mau stunting, tapi tetap saja stunting karena risiko bencana kita besar. Apalagi kapasitas hujan di Trenggalek melebihi rata-rata daerah lain,” ucapnya sembari bercanda.

Ia juga mengungkapkan bahwa niat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi seringkali terhambat karena kemampuan fiskal Pemkab Trenggalek habis untuk pemulihan pascabencana.

“Tadi disampaikan kemantapan jalan sempat 72 persen, sekarang tinggal 66 persen. Hampir 60 persen wilayah Trenggalek berupa perbukitan, sangat rawan longsor,” jelas Gus Ipin.

Aspirasi yang disampaikan kepada Komisi D antara lain bantuan untuk infrastruktur yang rusak akibat bencana, seperti jembatan putus dan penanganan tanah longsor. Ia berharap kebutuhan tersebut bisa masuk dalam anggaran perubahan atau APBD Provinsi Jatim tahun 2026.

Untuk jangka menengah dan panjang, Gus Ipin meminta adanya pemerataan pembangunan, terutama di kawasan selatan Jawa Timur. Menurutnya, sebagian besar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) masih terkonsentrasi di wilayah utara.

“Kalau di tempat yang pertumbuhannya sudah tinggi, mengejar 5–6 persen itu sulit. Tapi kalau rasio pertumbuhan di daerah seperti Trenggalek diperbesar, maka pertumbuhan berkelanjutan yang diinginkan Bu Gubernur bisa terwujud,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim Ahmad Tamim menyatakan bahwa pihaknya datang ke Trenggalek untuk mendengarkan langsung kebutuhan daerah dan memastikan adanya sinergi lintas sektor.

“Kami punya program percepatan yang intinya adalah sinergi, inovasi, dan kolaborasi,” ujar politisi PKB tersebut.

Ahmad menekankan pentingnya mewujudkan harapan daerah, bukan hanya dalam bentuk rencana, tetapi menjadi aksi nyata. Karena itu, dalam kunjungan tersebut, DPRD Jatim juga mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja.

“Tadi langsung diklasifikasikan mana yang bisa diakomodasi di 2025 dan mana yang masuk 2026. Kita bareng-bareng kawal agar yang sudah pasti benar-benar bisa diwujudkan,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa beberapa usulan perlu diteruskan ke tingkat pusat, seperti masalah sungai yang berubah menjadi sungai batu dan menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Pola kolaborasi semacam ini yang harus dipastikan agar pembangunan berjalan,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Ahmad juga menekankan pentingnya konsistensi dan sinergi lintas sektor. Tak lupa Ia mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Trenggalek dalam mendukung pembangunan daerah.

“Support dana mungkin kurang, tapi kalau masyarakat mau gotong royong, semuanya bisa selesai,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Hadiri Hari Jadi Trenggalek, Wagub Emil Dardak Ungkap Potensi Pesisir Selatan
Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden
72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan
Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo
Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot
Sayembara Logo Hari Jadi Trenggalek Tinggal 1 Hari, Kominfo: Haram Gunakan AI
JLS Trenggalek Dapat Bantuan Rp19 Miliar untuk Pembebasan Lahan
Mas Syah Peringati Hari Anak Sedunia, Ingatkan Anak Tak Sembarangan Curhat di Medsos

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 18:07 WIB

Hadiri Hari Jadi Trenggalek, Wagub Emil Dardak Ungkap Potensi Pesisir Selatan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:09 WIB

Trenggalek Bersiap Penguatan Ekonomi hingga Ketahanan Pangan Usai Pidato Presiden

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:02 WIB

72 Calon Paskibraka Trenggalek 2026 Mulai Jalani Pemusatan Pelatihan

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:04 WIB

Update Penemuan Bayi di Desa Banaran, Akan Diserahkan ke PPSA B Sidoarjo

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kominfo Klaim Sinyal Internet di Trenggalek Merata, Sudah Tidak Ada Blank Spot

Berita Terbaru