Hari Veteran Nasional di Trenggalek, Momentum Wariskan Semangat Juang ke Generasi Muda

Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara (tengah) doakan veteran yang sudah meninggal di TMP, Jum’at (15/8/2025).

Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara (tengah) doakan veteran yang sudah meninggal di TMP, Jum’at (15/8/2025).

RagamWarta.com – Peringatan Hari Veteran Nasional di Taman Makam Pahlawan Karangsoko, Jum’at (15/8/2025), menjadi ajang meneguhkan kembali semangat perjuangan kepada generasi muda.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara memimpin upacara penghormatan sekaligus tabur bunga di makam para pahlawan sebagai bentuk refleksi atas jasa pendahulu bangsa.

Mas Syah, sapaan akrab wakil bupati Trenggalek menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang yang mengorbankan darah dan tenaga para pahlawan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini mengingatkan kita bawasannya kemerdekaan tidak diperoleh dengan cara cuma-cuma. Melainkan diperoleh melalui perjuangan, pengorbanan, dan harapan. Generasi penerus memiliki kewajiban untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan, serta menjadikan Indonesia lebih baik lagi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendoakan para veteran dan pejuang bangsa, baik yang telah gugur maupun yang masih hidup, agar selalu mendapat keberkahan di dunia dan akhirat.

Pesan serupa datang dari Kasni (87), generasi penerus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Trenggalek sekaligus pejuang perebutan Irian Barat. Ia berharap generasi muda tidak melupakan nilai-nilai perjuangan.

“Kami berharap generasi penerus bisa meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa,” ungkapnya.

Kasni mengungkapkan, saat ini di LVRI Trenggalek sudah tidak ada lagi pejuang kemerdekaan 1945 yang aktif. “Tinggal pejuang penerus seperti Timor-Timor, Saroja, Irian Barat dan lainnya.

Waktu itu Presidennya Soekarno dan Menteri Luar Negerinya Subandrio. Karena menteri luar negeri berhasil dalam rundingan, Irian Barat akhirnya dikembalikan ke Indonesia,” kenangnya.

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya
PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar
Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:25 WIB

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:58 WIB

PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Berita Terbaru