Warga Ngentrong Geram: Jalan Menuju Makam Rusak Akibat Tambang, Kompensasi Tak Jelas

Selasa, 25 November 2025 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sugeng Riadin (tengah) selaku Ketua RT. 7 RW. 2 Dusun Jampi, Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Trenggalek saat tunjukan lokasi tambang galian C.

Sugeng Riadin (tengah) selaku Ketua RT. 7 RW. 2 Dusun Jampi, Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Trenggalek saat tunjukan lokasi tambang galian C.

RagamWarta.com – Warga Desa Ngentrong, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek mendesak agar aktivitas Tambang Galian C yang berada di RT. 7 RW. 2, Dusun Jampi, dihentikan total atau izinnya dicabut.

Tuntutan ini mencuat setelah kompensasi perbaikan jalan yang sebelumnya dijanjikan tak kunjung dipenuhi, sementara kerusakan jalan dan dampak buruk lainnya dirasakan masyarakat hingga 8 RT di sekitar lokasi tambang.

Seperti yang diungkapkan, oleh Sugeng Riadin selaku Ketua RT. 7 menyebut kesepakatan awal antara warga dan pihak tambang mengatur adanya kompensasi penggunaan jalan desa yang menjadi jalur angkut material tanah.

Namun, kewajiban yang telah disepakati bersama antara pemilik tambang dan masyarakat sekitar tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Kompensasi itu jelas disepakati, tapi tidak ada kejelasan. Bahkan retribusi ada yang belum dibayar lebih dari satu tahun,” ucap Sugeng saat dikonfirmasi diarea tambang, Selasa (25/11/2025).

Bahkan akses menuju makam desa yang berada di jalur operasional tambang hancur. Jalan menuju area makam kini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua akibat tak pernah dirawat oleh pihak tambang sebagaimana perjanjian awal.

“Jalan ke makam itu rusak parah. Tambang tidak pernah memperbaiki atau merawat,” ujar Sugeng.

Selain kerusakan jalan, debu tebal menjadi keluhan warga yang tinggal di jalur lintasan truk tambang. Warga yang tinggal di RT lain meskipun tidak terdampak langsung juga ikut menolak karena melihat kondisi jalan yang semakin memburuk dari tahun ke tahun.

Penolakan warga bukan kali pertama. Tercatat tiga kali upaya pembukaan kembali tambang ditolak oleh masyarakat. Bahkan pada upaya terakhir, alat berat yang hendak masuk ke lokasi dihentikan warga sebelum tiba di area galian.

“Kalau alat berat itu sampai lokasi, dikhawatirkan bisa terjadi tindakan yang tidak diinginkan. Makanya kami hentikan sejak di Buluagung,” tegasnya.

Warga bahkan mengaku kesulitan berkomunikasi dengan pihak tambang. Saat warga melakukan aksi penyampaian pendapat, pihak tambang disebut tidak pernah menemui langsung.

“Komunikasinya sulit. Saat demo pun tidak pernah datang,” tambahnya.

Saat ini warga telah mengirim surat resmi kepada Bupati Trenggalek dan menunggu tindak lanjut pemerintah daerah. Sikap mereka tegas: tambang harus ditutup.

“Totalnya ada 8 RT yang menolak tambang galian C ini. Sejak tambang berhenti sementara, warga merasa lebih nyaman,” pungkas pemilik nama Sugeng Riadin ini.

 

Berita Terkait

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah
Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan, Terapung 4 Jam di Laut Ditemukan Selamat di Teluk Prigi
Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia
Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut
Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal
Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar
Batu Besar Penghalang Jalur Trenggalek Ponorogo Berhasil Disingkirkan Pakai Alat Berat
Batu Pemutus Jalur Trenggalek Ponorogo Mulai Digempur, Diprediksi Terbuka 2 Hari Lagi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:08 WIB

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:19 WIB

Lansia Ponorogo Hilang Ditemukan Meninggal di Hutan Trenggalek, Diduga Kelaparan dan Hipotermia

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:02 WIB

Kapal Nelayan Karam di Trenggalek, 5 Kru KM Natasya Bertahan Belasan Jam di Laut

Senin, 16 Maret 2026 - 19:02 WIB

Setelah Dua Hari Pencarian, Pemancing Hilang di Bendungan Tugu Trenggalek Ditemukan Meninggal

Senin, 9 Maret 2026 - 18:01 WIB

Tinjau Jalan Sumberingin-Kedekan, Bupati Pamer Anggaran Infrastruktur Jalan Trenggalek Naik Rp60 Miliar

Berita Terbaru

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Admono tunjukkan sedimen yang menumpuk di penyangga jembatan Ngasinan.

Peristiwa

Pembersihan Sedimen Jembatan Ngasinan, Mumpung Cuaca Cerah

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:08 WIB

Suasana di pantai Pelang, Kecamatan Panggul, Trenggalek. (Foto: Google Local Guide @Guruh Hadi Putranto)

Berita

Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:01 WIB