Mas Ipin Ajak ASN Ikuti Bedah Buku Reset Indonesia di Trenggalek

Senin, 22 Desember 2025 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ajak ASN ikuti bedah buku Reset Indonesia Amphiteater Hutan Kota Trenggalek, Senin (22/12/2025).

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ajak ASN ikuti bedah buku Reset Indonesia Amphiteater Hutan Kota Trenggalek, Senin (22/12/2025).

RagamWarta.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ajak ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Trenggalek untuk ikuti bedah buku Reset Indonesia di Amphiteater Hutan Kota Trenggalek.

Bupati Trenggalek yang akrab disapa Mas Ipin menekankan bahwa bedah buku Reset Indonesia di Trenggalek ini bukan dimaksudkan untuk mengkritik kebijakan pemerintah pusat, melainkan mendorong ASN melakukan refleksi diri. 

“Kalau ingin melihat Indonesia yang lebih baik, perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri. Pemerintah, termasuk ASN, memiliki tanggung jawab besar untuk membawa perubahan di Trenggalek,” ujarnya, Senin (22/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam diskusi bedah buku Reset Indonesia, Mas Ipin menyoroti tiga hal penting. Pertama, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara ekonomi dan ekologi di Trenggalek. 

“Saya paling setuju dengan gagasan buku mengenai bagaimana ekonomi yang baik harus selaras dengan ekologi. Itu juga menjadi fokus utama kami di Trenggalek,” kata Bupati.

Kedua, ASN diajak untuk mengkritisi diri sendiri dan saling membuka wawasan agar kinerja dan pelayanan publik dapat terus ditingkatkan. Ketiga, ia mendorong penguatan kapasitas fiskal daerah dengan prinsip ekonomi kerakyatan yang tetap ramah lingkungan. 

“Semua yang kita peroleh harus dikembalikan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat, termasuk melalui pelayanan air bersih dan investasi untuk kepentingan publik,” tambahnya.

Bupati Trenggalek juga menegaskan pengelolaan hutan di daerahnya tetap memperhatikan keberlanjutan. 

“Trenggalek masih memiliki hutan produksi, terutama sengon, serta hutan rakyat. Fungsi hutan lindung dan hutan negara tetap kami prioritaskan untuk menanam tanaman ekonomis yang tidak memerlukan penebangan,” jelasnya.

Meski fiskal daerah terbatas, Mas Ipin mendorong ASN untuk terus berinovasi. 

“Kondisi fiskal kami memang paling kecil di Jawa Timur, tapi itu tidak menghalangi kita untuk membawa perubahan,” ujarnya.

Terakhir, Bupati Trenggalek kembali ingatkan pentingnya introspeksi diri. Menurutnya, orang yang tidak mampu mengkritik dirinya sendiri sulit untuk maju.

“Buku ini sangat saya rekomendasikan bagi siapa pun yang memegang amanah, agar terus mencari alternatif yang lebih adil untuk rakyat dan generasi berikutnya,” pungkas Mas Ipin.

Sekilas tentang Buku Reset Indonesia di Trenggalek

Penilaian Mochamad Nur Arifin tentang bedah buku Reset Indonesia di Trenggalek
Penilaian Mochamad Nur Arifin tentang bedah buku Reset Indonesia di Trenggalek.

Buku Reset Indonesia adalah karya kolaboratif empat jurnalis lintas generasi (Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, Benaya Harobu) yang merangkum perjalanan investigasi selama 15 tahun. 

Buku ini mengupas persoalan struktural Indonesia dari pinggiran, menyoroti kegagalan sistemik, ketidakadilan, isu lingkungan, politik, hingga masalah sosial (seperti sulitnya milenial/Gen Z memiliki rumah).

Tidak hanya itu, buku ini juga menawarkan solusi atau gagasan untuk “reset” atau membangun Indonesia yang lebih adil dan berpihak pada warganya, bukan sekadar laporan perjalanan tetapi seruan berpikir ulang.

Berita Terkait

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya
Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda
Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya
Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas
Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes
Dispora Trenggalek Siapkan Gebrakan Olahraga 2026, Bidik Bibit Atlet Potensial
Jalan Krandekan-Gandusari Segera Diperbaiki, Disediakan Anggaran Rp10 Miliar
Perda Pilkades Trenggalek 2027 Masih Tunggu Fasilitasi Pemprov Jatim

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Anggaran Pinjaman Trenggalek Masih Muncul di APBD 2027, Begini Penjelasannya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Pemkab Trenggalek Ikut Peringati Hari Jadi Jatim ke-81, Ini Pesan Pj Sekda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masa Tugas Pj Sekda Trenggalek Diperpanjang 3 Bulan, Begini Mekanismenya

Rabu, 30 September 2026 - 08:06 WIB

Pemkab Trenggalek Siapkan Anggaran Jalan Panggul Rp3,5 M, Tiga Ruas Jadi Prioritas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:36 WIB

Polemik Perubahan Desil, DPRD Trenggalek Dorong Pemutakhiran Data Lewat Musdes

Berita Terbaru