Konservasi Terumbu Karang Pantai Mutiara Diperkuat, Pemkab Trenggalek dan Pelindo Kolaborasi

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara bersama PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) susun bakap terumbu karang sebelum ditenggelamkan di Pantai Mutiara. (Foto: Prokopim TGX)

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara bersama PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) susun bakap terumbu karang sebelum ditenggelamkan di Pantai Mutiara. (Foto: Prokopim TGX)

RagamWarta.com – Konservasi terumbu karang Pantai Mutiara Trenggalek terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pemkab Trenggalek dan PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Sub Regional Jawa.

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara turut terlibat langsung dalam penanaman terumbu karang yang menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) Pelindo.

Pantai Mutiara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masuk dalam rekomendasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai kawasan prioritas rehabilitasi terumbu karang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan konservasi terumbu karang Pantai Mutiara tersebut, sebanyak 2.273 terumbu karang ditanam menggunakan tiga jenis media, yakni media tanam meja, Bioreeftek, dan Fish House.

Penanaman ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekosistem laut sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan.

Sub Regional Head Jawa Pelindo, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan kegiatan ini merupakan program tahunan CSR Pelindo di Regional III Sub Regional Jawa. Ia menegaskan bahwa pemilihan Pantai Mutiara didasarkan pada kajian dan rekomendasi dari Kementerian KKP.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan seremonial konservasi terumbu karang Pantai Mutiara. Ini adalah program rutin CSR Pelindo yang kami harapkan memberi dampak jangka panjang bagi kelestarian ekosistem laut,” ujarnya.

Wahyu menambahkan, Pelindo akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap hasil penanaman terumbu karang tersebut.

“Kami akan mengevaluasi dalam rentang enam bulan hingga satu tahun. Jika hasilnya baik dan terumbu karang tumbuh optimal, program ini akan kami lanjutkan pada periode berikutnya,” katanya.

Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara menyampaikan bahwa konservasi terumbu karang Pantai Mutiara menjadi bagian penting dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan pesisir di Trenggalek.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat nelayan.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar berhasil dan membantu rehabilitasi terumbu karang di Kabupaten Trenggalek. Kami juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama menjaga alam, khususnya ekosistem laut kita,” ucap Syah.

Ia menambahkan, penanaman terumbu karang di Pantai Mutiara telah rutin dilakukan hampir setiap tahun, bahkan bisa mencapai dua hingga tiga kali dalam setahun. Kawasan tersebut kini menjadi salah satu pusat pengendalian ekosistem terumbu karang di Trenggalek.

“Karena itu kami membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar konservasi terumbu karang Pantai Mutiara ini bisa terus berkelanjutan dan menjadi rutinitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pokmaswas Rembeng Raya, Kacuk Wibisono, menjelaskan rehabilitasi terumbu karang di Pantai Mutiara telah dilakukan sejak 2006 dan menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Ia menyebut pertumbuhan terumbu karang bisa mencapai sekitar 9 sentimeter per tahun dari ukuran awal 3–4 sentimeter.

“Terumbu karang yang ditanam sejak 2006 sekarang sudah ada yang berdiameter lebih dari satu meter. Dampaknya, ikan kecil dan ikan karang mulai kembali ke habitatnya,” jelasnya.

Menurut Kacuk, keberadaan terumbu karang juga memberikan manfaat langsung bagi nelayan sekitar. Saat cuaca atau gelombang tinggi di teluk, nelayan masih dapat memancing atau menebar jaring di area yang tidak jauh dari lokasi konservasi.

Ia berharap dukungan pemerintah serta partisipasi donatur terus berlanjut agar konservasi terumbu karang Pantai Mutiara dapat terus dilestarikan dan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat pesisir.

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya
PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar
Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:25 WIB

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:58 WIB

PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Berita Terbaru