RagamWarta.com – Atlet MMA Trenggalek kembali menunjukkan taringnya di level provinsi.
Untuk kali kedua mengikuti Kejuaraan Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir – Mixed Martial Arts (IBCA MMA), para petarung asal Trenggalek sukses memborong medali dari berbagai kelas yang dipertandingkan.
Pada ajang Kejurprov IBCA MMA Sirkuit 1 Jawa Timur yang digelar di Komplek Pasmar 2 Sidoarjo, 22–25 Januari 2026, kontingen Trenggalek mengirimkan sembilan atlet.
Hasilnya impresif, lima medali emas dan empat medali perak berhasil diraih, atau dengan kata lain seluruh atlet yang diturunkan pulang membawa prestasi.
Berikut Peraih Medali Emas Atlet MMA Trenggalek:
- Rafli Arafat Raditya – kelas junior Stand Up Fight 61 kg
- Galuh Ajeng Sekar Nastiti – kelas youth Stand Up Fight 44 kg
- Kholifatul Mega Septianingtyas – kelas Stand Up Fight 32,6 kg Beginner U12
- Yaqut Fatih Muhadzib – kelas Stand Up Fight 61 kg Beginner U17
- Valencia Okta Cinta Fuandri – kelas Stand Up Fight 46 kg Beginner U13
Peraih Medali Perak:
- Ersa Khadafi
- Al Ali Maulana
- Ezzar Edrian Ferdiansyah
- Izza Lailatul Hasanah
Ketua Umum IBCA MMA Trenggalek, Widas Yuda menilai prestasi yang diraih atlet-atletnya merupakan buah dari proses pembinaan yang konsisten, disiplin latihan, serta jam terbang bertanding yang terus diasah.
Menurutnya, pengalaman bertanding memberikan tekanan mental yang tidak bisa sepenuhnya disimulasikan saat latihan.
“Pengalaman bertanding itu penting karena tekanan mentalnya nyata. Dari situ kualitas atlet benar-benar teruji sebelum naik ke level yang lebih tinggi,” jelas Widas, Minggu (25/1/2026).
Ia menambahkan, melalui kompetisi pelatih dapat memetakan kelebihan dan kekurangan atlet secara objektif.
“Melalui pertandingan, pelatih bisa memetakan kelebihan dan kekurangan atlet secara nyata. Ini penting sebagai bahan evaluasi sebelum diterjunkan ke ajang regional maupun nasional,” imbuhnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pembinaan dan Prestasi IBCA MMA Trenggalek, Joko. Pria yang akrab disapa Joko Walet itu menegaskan bahwa pembinaan berjenjang dan jam terbang bertanding menjadi faktor penting selain disiplin latihan rutin.
“Semoga dengan medali yang diraih kali ini, kami mengharapkan dapat memacu semangat bagi para atlet MMA Kabupaten Trenggalek untuk bisa berprestasi lebih lagi ke depannya,” ujarnya dalam kesempatan berbeda.
Berbekal capaian tersebut, Joko juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan atlet MMA Trenggalek.
Pada Kejurprov ini, IBCA MMA Kabupaten Trenggalek menurunkan sembilan atlet yang terdiri dari empat atlet asal Kecamatan Watulimo serta lima atlet dari Kecamatan Trenggalek dan Karangan.
Mereka turun di berbagai kelas junior, youth, dan beginner, sekaligus menegaskan kesiapan Trenggalek sebagai daerah pembinaan atlet MMA yang kompetitif di Jawa Timur.






