GMNI Trenggalek Harap Sidang Pembacaan Tuntutan Kasus Kekerasan Guru Berjalan Adil

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMNI Trenggalek pasang baliho kecaman di depan Pengadilan Negeri Trenggalek, Selasa (27/1/2026).

GMNI Trenggalek pasang baliho kecaman di depan Pengadilan Negeri Trenggalek, Selasa (27/1/2026).

RagamWarta.com – GMNI Trenggalek menaruh harapan besar pada proses sidang pembacaan tuntutan dalam kasus kekerasan terhadap seorang guru SMP Negeri 1 Trenggalek agar berjalan transparan dan berkeadilan.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan terhadap terdakwa Awang Kresna Aji Pratama kali ini berlangsung di Pengadilan Negeri Trenggalek pada Selasa, 27 Januari 2026, di Ruang Sidang Cakra.

Ketua GMNI Trenggalek Rian Pirmansyah menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan bahwa GMNI Trenggalek berharap proses hukum dapat berjalan secara terbuka dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Teman-teman GMNI akan terus mengawal kasus ini sampai benar-benar selesai dan tuntas. Harapan kami, proses hukum bisa berjalan secara transparan dan sesuai dengan hukum yang berlaku, seadil-adilnya,” ujarnya.

Pemuda yang akrab disapa Balmon ini juga menegaskan bahwa GMNI Trenggalek menaruh perhatian khusus pada agenda pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum.

Menurutnya, tuntutan yang dibacakan nanti diharapkan benar-benar mencerminkan perbuatan terdakwa serta menjadi bagian dari upaya penegakan hukum yang adil.

“Kami berharap tuntutan dari jaksa penuntut umum benar-benar sesuai dengan apa yang telah dilakukan oleh pelaku, sehingga hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rian menilai kasus ini tidak hanya menyangkut aspek pidana semata, tetapi juga berkaitan erat dengan martabat profesi guru. Ia berharap peristiwa tersebut menjadi momentum bagi dunia pendidikan untuk berbenah.

“Ini menyangkut martabat seorang guru. Harapan kami ke depan, dunia pendidikan bisa berbenah, mulai dari penegakan hukum bagi para guru, perbaikan infrastruktur pendidikan, peningkatan kualitas pendidik, hingga kesejahteraan tenaga pendidik agar bisa lebih sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi
Peredaran Minuman Beralkohol Trenggalek Diatur Ketat, DPRD Ingatkan Pelaku Usaha
Perizinan Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Terkuak, Belum Ada Izin yang Tercatat

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan

Berita Terbaru