MBG di Trenggalek Ganti Menu Kering Selama Ramadhan 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu kering dalam program Makanan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026.

Ilustrasi menu kering dalam program Makanan Bergizi Gratis selama Ramadhan 2026.

RagamWarta.com – Program Makanan Bergizi Gratis atau disingkat MBG di Trenggalek dipastikan tetap berjalan selama bulan suci Ramadhan 2026.

Pemerintah telah melakukan penyesuaian skema penyaluran, terutama pada jenis menu, agar tetap bisa dimanfaatkan oleh penerima manfaat saat berbuka puasa.

Selama Ramadhan, makanan MBG akan dibagikan pada jam penyaluran seperti biasa, namun dalam bentuk menu kering. Skema ini dipilih agar makanan tetap layak dikonsumsi meski tidak langsung dimakan saat siang hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Ketua Satuan Tugas MBG Trenggalek Saeroni menegaskan bahwa program Makanan Bergizi Gratis tetap berjalan selama bulan puasa dengan penyesuaian menu.

“Saat puasa Ramadhan ini MBG tetap ada. Bentuknya menu kering, sehingga bisa dibagikan pagi hari dan dimanfaatkan saat berbuka puasa,” jelas Saeroni usai ikuti kegiatan Musrenbang Kecamatan, Kamis (5/2/2026).

Saeroni juga menambahkan bahwa seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kabupaten Trenggalek wajib menyediakan menu khusus Ramadhan.

“Iya, seluruh SPPG nanti akan menyediakan menu Ramadhan,” tambah Saeroni.

Terkait sasaran penerima manfaat, pria yang menjabat sebagai Asisten I Sekretariat Daerah Trenggalek ini juga menyebutkan bahwa hingga kini data lansia belum diperbarui secara khusus.

“Untuk sasaran, lansia sebenarnya masuk karena usia di atas 60 tahun sudah terdata. Namun, untuk saat ini kami belum mendapat pembaruan data khusus lansia,” ungkapnya.

Pejabat yang kini juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek ini menjelaskan tentang sasaran prioritas yang masih berjalan meliputi ibu hamil, anak sekolah, ibu menyusui, serta balita.

“Meskipun data lansia belum ter-update, sementara ini yang masih berjalan adalah sasaran ibu hamil, anak, ibu menyusui, dan balita,” jelasnya.

Di Kabupaten Trenggalek tercatat ada 53 SPPG. Angka tersebut masih berada di bawah target evaluasi daerah yang ditetapkan sebanyak 80 SPPG. Sebelumnya, sekitar 62 unit sempat tercatat mendaftar sebagai calon dapur MBG.

Dalam pelaksanaannya, kapasitas produksi setiap SPPG masih mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku. Satu dapur diperbolehkan menyalurkan hingga 3.000 porsi per hari, meningkat dari ketentuan sebelumnya yang sempat berada di angka 2.500 porsi.

Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat Program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Trenggalek saat ini mencapai sekitar 174 ribu orang, yang terdiri dari peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita.

Berita Terkait

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya
PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar
Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara
Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti
Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya
Operator Alsintan Trenggalek Masih Terbatas, Banyak Gapoktan Baru Punya Satu Tenaga
Jadi Catatan Ombudsman, Ruang Ibadah Sekolah Rakyat Trenggalek Malah Berisi Gamelan
Segel Gerai Miras Sari Jaya Trenggalek Rusak, Stok Dipindahkan Tanpa Koordinasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:25 WIB

DPRD Trenggalek Soroti Revitalisasi 4 Destinasi Wisata 2027, Ini Catatan Pentingnya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:58 WIB

PAD Pariwisata Trenggalek Baru 68 Persen, DPRD Pertanyakan Target Rp9,2 Miliar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Baru Berdiri 1 Tahun, D’SON Futsal Academy Trenggalek Langsung Raih Juara

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Pilkades Trenggalek 2027: Anggaran Rp 5 Miliar untuk 128 Desa, Jadwal Belum Pasti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Gejala Super Flu Mirip Influenza Biasa, Dinkes Trenggalek Jelaskan Cara Memastikannya

Berita Terbaru