Musrena Keren 2026 Pastikan Hak Disabilitas Masuk Perencanaan Daerah

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Musrena Keren yang diselenggarakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (26/2/2026) kemarin.

Forum Musrena Keren yang diselenggarakan di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (26/2/2026) kemarin.

RagamWarta.com – Musrena Keren 2026 nampaknya bukan sekadar forum perencanaan, tetapi ruang harapan bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan di Trenggalek agar suara mereka benar-benar didengar.

Melalui forum yang dibuka Plh. Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (26/2/2026) kemarin, aspirasi mereka diarahkan masuk dalam penyusunan RKPD Tahun 2027 agar pembangunan daerah berjalan lebih inklusif dan berkeadilan.

Sebelumnya, perencanaan pembangunan daerah hanya melalui Musrenbang. Namun dalam praktiknya, forum tersebut dinilai belum sepenuhnya mampu menampung aspirasi kelompok rentan.

Sejak 2019, Pemkab Trenggalek menggagas Musrena Keren sebagai ruang strategis agar suara perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok rentan lainnya tidak lagi terpinggirkan.

Plh. Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara menegaskan bahwa forum ini bertujuan memastikan dokumen perencanaan daerah benar-benar responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan.

“Melalui forum ini kita ingin memastikan bahwa perencanaan RKPD tahun 2027 benar-benar responsif gender, ramah anak, serta inklusif bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan,” tuturnya.

Menurutnya, aspirasi yang dihimpun dari forum tersebut diharapkan menjadi bagian integral dalam penyusunan program dan kegiatan perangkat daerah.

“Kami harapkan menjadi bagian integral dalam penyusunan program dan kegiatan perangkat daerah. Dengan begitu kebijakan yang dihasilkan nantinya bisa tepat sasaran dan berdampak nyata,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Trenggalek dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan kolaboratif.

Prinsip pembangunan berkelanjutan serta semangat tidak ada yang tertinggal harus diwujudkan dalam setiap kebijakan daerah.

Mas Syah berharap seluruh peserta Musrena Keren 2026 dapat menyampaikan usulan secara konkret dan berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Dengan demikian, hasil musyawarah tidak sekadar menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar menjadi dasar pengambilan keputusan pembangunan daerah.

Berita Terkait

Agoes Setiyono Pensiun, Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek Kini Dipegang Plt Saniran
Dukung Biodiversitas, Bupati Trenggalek Rancang Giant Aviary di Hutan Kota
Bupati Trenggalek: Turnamen Basket Bupati Cup ke-3 Fokus Pembinaan Atlet Muda
Dispora Trenggalek Diisi Eks Kominfo, Mas Ipin Arahkan Penguatan Pemuda Digital
Disparbud Trenggalek Nilai Hutan Kota Layak Jadi Wisata Edukasi Lingkungan
Novita Hardini Kritik Promosi Pariwisata, Event Jalan Terus Infrastruktur Tertinggal
SK Pensiun PNS Trenggalek Diserahkan Bupati, Dua Kepala OPD Purna Tugas
Dispora Trenggalek Fokus Pembinaan Pemuda dan Atlet Usai Berdiri Sendiri

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:02 WIB

Agoes Setiyono Pensiun, Kepala Dinas Pendidikan Trenggalek Kini Dipegang Plt Saniran

Senin, 9 Februari 2026 - 20:08 WIB

Dukung Biodiversitas, Bupati Trenggalek Rancang Giant Aviary di Hutan Kota

Senin, 9 Februari 2026 - 16:08 WIB

Bupati Trenggalek: Turnamen Basket Bupati Cup ke-3 Fokus Pembinaan Atlet Muda

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:01 WIB

Dispora Trenggalek Diisi Eks Kominfo, Mas Ipin Arahkan Penguatan Pemuda Digital

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:08 WIB

Disparbud Trenggalek Nilai Hutan Kota Layak Jadi Wisata Edukasi Lingkungan

Berita Terbaru