RAGAMWARTA – Jelang bulan suci Ramadhan, los dan kios di Pasar Pon Trenggalek banyak yang belum ditempati. Alhasil, fenomena ini menimbulkan kesan sepi dan minim pengunjung.
Menanggapi hal tersebut, Agoes Setiyono selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek segera panggil pedagang yang mendapat penempatan los maupun kios di Pasar Pon.
Baca juga : Sidak Pasar Pon, Komisi II DPRD Trenggalek Suruh Komidag Panggil Pedagang Yang Kiosnya Tutup
Menurut penuturannya, Dinas Komidag akan memberi peringatan untuk pedagang yang belum kunjung menempati lapak yang sudah disediakan. Jika tidak mengindahkan peringatan tersebut, pedagang yang sudah menerima pembagian bisa ditarik kembali.
Sementara itu menurut Titik Ernawati, salah satu pedagang yang menempati Pasar Pon Trenggalek mengaku pendapatannya menurun drastis pasca tempati lokasinya yang baru. Bahkan, jika dibanding dengan Pasar Pon lama, pendapatannya turun hingga 70 persen.
Baca juga : Sidak Pasar Pon, Komisi II DPRD Trenggalek Suruh Komidag Panggil Pedagang Yang Kiosnya Tutup
Pihaknya berharap Pemerintah Daerah segera mengambil kebijakan dengan adanya fenomena ini. Seperti penambahan fasilitas Pasar Pon maupun membuat kebijakan agar Pasar Pon kembali diminati masyarakat Kabupaten Trenggalek.






