RAGAMWARTA – Warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek terpaksa menyusuri jalan alternatif jika ingin berpergian. Pasalnya jembatan akses antar desa di wilayah tersebut ambles dan tidak bisa di lalui kendaraan roda empat maupun roda dua.
Seperti yang dijelaskan oleh Yani Iswanto selalu warga sekitar jembatan Gembleb bahwa tidak ada yang tau pasti pukul berapa jembatan ambles. Namun yang pasti sekitar pukul 16.00, Senin 21 Maret kemarin turun hujan lebat. Dan diketahui sekitar pukul 17.00 WIB warga dikagetkan dengan kondisi jembatan yang tidak bisa dilalui lagi.
Baca juga : 130 Pedagang Pasar Pon Terancam Kehilangan Hak Pakai, Jika Kios Tak Kunjung Ditempati
Hal tersebut dibenarkan Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Trenggalek Agoeng Widodo. Menurutnya amblesnya jembatan diakibatkan rusaknya plengsengan yang ada di bawah jembatan.
Untuk menindaklanjuti kejadian ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) untuk proses penanganannya. Selain itu pihaknya juga bakal mengusulkan pembangunan jembatan melalui dana rehab rekon dari BNPB.
Baca juga : Sidak Pasar Pon, Komisi II DPRD Trenggalek Suruh Komidag Panggil Pedagang Yang Kiosnya Tutup
Diperkirakan jembatan Gembleb ini ambles karena bagian bawah plengsengan jembatan ambrol akibat tergerus aliran sungai. Padahal baru tahun 2019 kemarin jembatan ini mengalami perbaikan, bahkan saat kejadian aliran sungai tidak sampai meluap ke bahu jalan.






