Trenggalek, Ragam Warta – Tercatat penyandang disabilitas di kabupaten Trenggalek mencapai 5356 jiwa. Pemkab setempat ikut serta memberikan apresiasi dengan menggelar peringatan hari disabilitas Internasional. Turut serta dalam giat itu perwakilan disabilitas, DPRD Trenggalek dan penyuluh ahli madya BBRSDF (Balai besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik) Prof. Dr. Soeharso Surakarta.
Kegiatan itu bertempat di Pendapa Manggala Praja Nugraha dengan mengusung tema “Partisipasi Bermakna Menuju Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan,” (Senin 12/12/2022).
“Partisipasi terus digalakkan melalui program dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinsos PPPA Kabupaten Trenggalek serta berbagai pihak yang lain,” ungkap Wabup Trenggalek Syah Muhammad Natanegara.
Penyandang disabilitas diharapkan terus menjaga komunikasi dengan dinas sosial. Mengingat setiap pengajuan program ke pemerintah harus melalui instansi terkait. Jika terus mendesak tanpa mengunakan jalur itu maka tidak akan diterima. Sistem tersebut dibuat untuk mempermudah penyaluran program yang dicanangkan.
Terdapat juga program asistensi rehabilitasi sosial, peningkatan ketrampilan khusus, penyediaan layanan fisioterapi dan layanan dasar bagi penyandang disabilitas. Setiap penyandang diperkenankan untuk mengakses program tersebut. Partisipasi penyandang sangat diharapkan untuk mendukung program dari dinas sosial secara langsung.
Penyuluh Ahli Madya BBRSDF, Tutik Nuning menegaskan, “jangan terlalu bangga dengan kondisi pemasaran yang sedang ramai. Kami hanya berperan membantu, untuk seterusnya penyandang sendiri yang berperan. Teruslah berlatih untuk bertahan karena tidak selamanya hal itu akan ramai.”
Program peningkatan pemberdayaan ini hanya segmentasi langkah. Mengajak penyandang berperan secara mandiri. Dan turut serta menggerakkan perputaran ekonomi daerah. Bersama-sama dengan relasi diatas maupun relasi pribadi penyandang.
(redaksi/ja’far shadiq)






