Bupati Trenggalek Minta Tak Libatkan Timnas Israel dalam Piala Dunia U-20, ini 3 Tuntutannya

Senin, 27 Maret 2023 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin lakukan pemanasan sebelum bermain sepak bola

Saat Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin lakukan pemanasan sebelum bermain sepak bola

RAGAM WARTA – Kedatangan Tim Nasional Israel diajang piala Dunia U-20 di Indonesia awal Mei mendatang menuai penolakan dari sejumlah pihak. Penolakan bermunculan mulai dari organisasi kemasyarakatan sampai beberapa partai politik.

Bahkan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga menyatakan sikap bahwa menolak Timnas Israel untuk ikut berlaga di Indonesia. Menurutnya penolakan ini sejalan dengan Proklamator Indonesia, Yakni Bung Karno dari dulu.

“Saya akan terus sejalan dengan perjuangan Bung Karno memerdekakan bangsa-bangsa. Tidak terkecuali Palestina,” tegasnya saat dikonfirmasi, Minggu (26/3/2023).

Dijelaskan Bupati Trenggalek, Presiden pertama Indonesia atau sering di sapa Bung Karno beberapa kali menolak bertanding dengan Israel baik digelaran olimpiade maupun kualifikasi piala dunia.

“Puncaknya Bung Karno menyelenggarakan GANEFO (Games Of New Emerging Forces) sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa Asia-Afrika dan belahan lainnya yang masih dalam belenggu imperialisme kala itu,” ungkap Arifin.

Menurutnya, sepak bola bisa menyatukan bangsa dan memupuk semangat nasionalisme. Akan tetapi kemanusiaan harus di atas segalanya.

“Seharusnya asas kemanusiaan harus lebih tinggi dari apapun, tak terkecuali dalam hal sepak bola,” tegas Bupati Trenggalek yang akrab disapa Gus Ipin ini.

Walaupun demikian, pihaknya mengaku tidak ingin gelaran Piala Dunia U-20 gagal diselenggarakan di Indonesia. Pasalnya ini merupakan ajang bergengsi yang Indonesia yang akan jadi tuan rumahnya.

Oleh karena itu, Arifin sampaikan tiga tuntutan pada Persatuan Sepak Bola Indonesia. Yang pertama, melobi FIFA agar mem banned Israel sama seperti FIFA melakukan hal tersebut kepada Russia.

Kedua, menyiapkan negara terdekat yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel untuk menjadi co-host. Misalnya Singapura, sehingga pertandingan lain berjalan di Indonesia sedangkan khusus yang melibatkan Israel dilaksanakan diluar Indonesia.

Ketiga, selain bertanding diluar Indonesia, semua lambang kenegaraan mulai dari Bendera dan Lagu Kebangsaan tidak diperkenankan dalam materi promosi dan prosesi seluruh turnamen.

“Sehingga dalam hal ini secara geopolitik Indonesia disegani karena memiliki konsistensi dalam bersikap, menjalankan amanah konstitusi dan sejarah perjuangan bangsa. Tanpa harus mengorbankan prestasi dan reputasi sepakbola Indonesia,” pungkas Arifin.

Berita Terkait

Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan
GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025
SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak
Tumpas Knalpot Brong, Satlantas Trenggalek Suruh Kembalikan Motor ke Setelan Pabrik
Truk untuk KDKMP Trenggalek Disalurkan, Berikut 14 Desa Penerimanya
Rapor SPPG Segera Diterapkan, Pemkab Trenggalek Siapkan Sistem Penilaian Kualitas MBG
MBG Menu Basah Diterapkan, Menu Kering dan Rapel Tak Lagi Diperbolehkan
Kunjungan Pantai Pelang Melonjak 30 Persen Saat Lebaran 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 16:09 WIB

Persiapan Angkutan Pelajar Trenggalek Dirombak, Awali dengan Survei Peminatan

Selasa, 14 April 2026 - 17:03 WIB

GMNI Trenggalek Datangi Kantor Dewan, Tuntut Revisi UU TNI dan Perpol 2025

Senin, 13 April 2026 - 17:05 WIB

SPPG Trenggalek Banyak Terkendala Perizinan, UMKM Ikut Terdampak

Jumat, 10 April 2026 - 19:06 WIB

Tumpas Knalpot Brong, Satlantas Trenggalek Suruh Kembalikan Motor ke Setelan Pabrik

Selasa, 7 April 2026 - 18:06 WIB

Truk untuk KDKMP Trenggalek Disalurkan, Berikut 14 Desa Penerimanya

Berita Terbaru